Suara.com - Seorang transgender dihukum 15 tahun penjara karena memperkosa wanita dengan kekerasan. Menyadur Cambs Times Selasa (19/01), pria ini mengaku sebagai wanita tapi belum menjalani operasi.
Michelle Winter, 49 tahun dari Buttermel Close, Godmanchester memperkosa wanita itu pada 16 Mei tahun lalu. Keesokan harinya korban berbicara dengan petugas, yang melihat dia penuh memar dan melaporkan serangan itu.
Polisi mengatakan mereka bekerja sama dengan staf di Pusat Rujukan Serangan Seksual Elm (SARC) untuk membela korban dan membuka kasus melawan Winter.
Korban mengatakan pada polisi bahwa dia masih mengalami mimpi buruk tentang kejadian tersebut dan sejak bangun tidur berteriak "lepaskan aku".
Dalam persidangan di Cambridge Crown Court pada hari Jumat, Winter divonis hukuman penjara selama 15 tahun karena pemerkosaan dan penyerangan yang menyebabkan cedera.
Hakim David Farrel menggambarkan Winter sebagai individu yang berbahaya, dengan kecenderungan yang jelas untuk melakukan kekerasan.
"Saya ingin memuji keberanian yang ditunjukkan oleh korban, terlepas dari cobaan berat yang dideritanya, mampu melaporkan pelanggaran tersebut dan membantu membawa Winter ke pengadilan."
"Saya berharap kalimat ini akan menjadi penghalang bagi Winter dan siapa pun yang memilih untuk menyakiti orang lain secara seksual."
Baca Juga: Angel Lama, Transgender yang Membuat Sejarah Baru di Nepal
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius