Suara.com - Gubernur Sulawesi Barat HM Ali Baal Masdar meminta pengusaha di kawasan pertokoan untuk segera membuka usaha mereka pascabencana gempa bumi pada 15 Januari 2021 lalu.
“Toko-toko harus sudah mulai buka, ada polisi dan tentara yang menjaga,” kata Ali usai rapat bersama unsur pemerintah Kabupaten Mamuju dan Majene di kompleks Kantor Gubernur Sulbar, Jumat (22/1/2021).
Ali menyatakan sepekan pascabencana, perekonomian di Mamuju sudah mulai pulih dan membaik. Itu dibuktikan dengan sejumlah pasar tradisional dan swalayan yang sudah buka kembali.
Penyampaian Gubernur itu menanggapi keluhan pihak Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Mamuju yang menyatakan adanya keterbatasan kain kafan saat penanganan jenazah korban bencana.
“Kami hanya bisa menyiapkan lubang makam. Sementara keterbatasan kain kafan karena tidak ada toko yang buka,” ujar perwakilan dinas.
Pantauan Antara, dua pasar tradisional di Mamuju yakni Pasar Sentral atau Pasar Lama Mamuju dan Pasar Baru sudah mulai beraktivitas. Sejumlah pedagang telah menjajakan dagangan mereka seperti kebutuhan pokok, sayuran hingga buah-buahan.
“Kami sudah buka sejak Selasa (19/1),” kata Rina, salah seorang pedagang.
Selain pasar tradisional, sejumlah swalayan telah dibuka walaupun dengan waktu terbatas. Bahkan masing-masing swalayan itu, dijaga dua sampai tiga orang petugas kepolisian.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan status penanganan bencana gempa bumi dengan magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat sebagai tanggap darurat.
Baca Juga: Kantor Gubernur Sulbar Ambruk Kena Gempa, Jokowi: Usai Audit, Kita Bangun
Penetapan status tanggap darurat itu dilakukan Gubernur Sulawesi Barat, HM Ali Baal Masdar melalui surat nomor 001/Darurat-SB/I/2021, sejak 15 Januari 2021 sampai 28 Januari 2021.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter