Suara.com - Jumlah warga DKI Jakarta yang positif covid-19, Sabtu (23/1/2021), bertambah 3.285 kasus, sehingga kekinian total 246.303 orang terpapar virus corona.
Sementara pasien sembuh pada hari yang sama bertambah 3.568, atau secara total naik dari 215.719 menjadi 219.287 orang.
Dilansir laman corona.jakarta.go.id, secara persentase jumlah pasien sembuh dibanding kasus positif covid-19 terjadi kenaikan yakni dari 88,8 persen menjadi 89 persen.
Sedangkan total kasus positif covid-19 di Jakarta pada Sabtu ini sebanyak 246.303 kasus, setelah adanya pertambahan sebanyak 3.285 kasus yang menyebabkan terjadinya peningkatan total kasus positif dari jumlah sebelumnya 243.018 kasus.
Penambahan kasus sebanyak 3.285 kasus pada hari Sabtu ini, merupakan hasil dari pemeriksaan usap (swab test PCR) pada sehari sebelumnya yakni pada hari Jumat (22/1) sebanyak 3.109 kasus positif, sementara 176 kasus lainnya berasal dari pemeriksaan di satu laboratorium RS swasta dalam tiga hari terakhir.
Pada tes PCR 22 Januari 2021 sendiri, memiliki rincian dilakukan tes pada 20.314 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 17.212 orang adalah yang baru dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 3.109 positif dan 14.103 negatif.
Selama sepekan, penambahan kasus positif harian sebanyak 3.285 kasus pada hari Sabtu ini, lebih tinggi dibanding penambahan pada hari Kamis (21/1) sebanyak 3.151 kasus, pada hari Selasa (19/1) sebanyak 2.563 kasus, pada hari Senin (18/1) sebanyak 2.361 kasus.
Akan tetapi, penambahan kasus positif harian sebanyak 3.285 kasus pada hari Sabtu ini, masih ada di bawah penambahan pada hari Rabu (20/1) sebanyak 3.786, pada hari Minggu (17/1) sebanyak 3.395 kasus, pada hari Sabtu (16/1) sebanyak 3.536 kasus, terlebih dibandingkan pertambahan pada hari Jumat (22/1) sebanyak 3.792 kasus yang merupakan penambahan tertinggi selama pandemi
Dari data yang ada, penambahan sebanyak 3.792 kasus pada hari Jumat, juga merupakan yang paling tinggi dalam kategori temuan kasus hasil tes harian yang dilaporkan pada hari tersebut (asli), dengan rincian sebanyak 3.619 kasus positif adalah hasil tes PCR pada hari Kamis (21/1), sementara 173 kasus lainnya berasal dari pemeriksaan di satu laboratorium RS swasta dalam jangka tujuh hari sebelumnya.
Baca Juga: Pesan Gubernur Anies untuk Masyarakat Betawi dalam Menghadapi Pandemi
Di dalam jumlah total kasus positif sebanyak 246.303 kasus hari Sabtu ini, sebanyak 23.036 orang (turun 323 dari sebelumnya 23.359 orang) merupakan kasus aktif yang masih dirawat/diisolasi. Kemudian 3980 orang (bertambah 40 dibanding sebelumnya 3.940 orang) meninggal dunia, atau senilai 1,6 persen (sama seperti sebelumnya) dari total kasus positif.
Dari jumlah tes, DKI Jakarta mencatat persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes atau "positivity rate" COVID-19 selama sepekan terakhir di Jakarta setelah perkembangannya pada hari Sabtu ini, tercatat di angka 15,6 persen (turun dari sebelumnya 16,2 persen).
Angka ini sangat jauh di atas batas persentase yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam sepekan untuk satu kawasan, yang mengharuskan persentasenya tidak lebih dari lima persen untuk bisa terkategori kawasan aman.
Adapun persentase kasus positif di Jakarta secara total sejak awal pandemi Bulan Maret 2020 setelah perkembangan pada hari Sabtu ini, adalah sebesar 9,8 persen (sama seperti sebelumnya).
Berita Terkait
-
Pesan Gubernur Anies untuk Masyarakat Betawi dalam Menghadapi Pandemi
-
DKI Jakarta Tambahan 5 Lahan untuk Pemakaman Jenazah COVID-19
-
TPU Khusus Covid-19 di Jakarta Penuh, Pemprov DKI Beli Lima Lahan Baru
-
Pemprov DKI Beli 5 Lahan Baru untuk Pemakaman Khusus Covid-19
-
Polda Metro Jaya Ajukan 50 Kamera e-TLE Pantau Pelanggar Lalu Lintas
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan