Suara.com - Angka kematian akibat Covid-19 di DKI Jakarta terus meningkat, sehingga membuat Tempat Pemakaman Umum/TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur overload atau sudah penuh untuk pemakaman jenazah pasien corona.
Total sudah empat ribu lebih jenazah pasien Covid-19 di makamkan di TPU Pondok Ranggon. Jumlah tersebut terhitung sejak pemakaman dibuka Maret 2020 lalu.
"Terakhir saya monitor di Pondok Ranggon itu per 5 Januari baik dengan pelayanan protokol covid baru mau pun tumpang itu sudah masuk 4.780. Baik muslim maupun kristen," kata Penanggung Jawab Pelaksana Pemakaman Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Muhaemin ditemui di TPU Bambu Apus, Jakarta Timur, Selasa (26/1/2021).
Kekinian pemakaman jenazah pasien covid masih dilakukan di TPU Pondok Ranggon, hanya saja hanya melayani dengan sistem tumpang.
"Masih ada masih melayani dengan sistem tumpang," ujarnya.
Lebih lanjut, menurutnya lahan untuk pemakaman jenazah covid-19 di TPU Pondok Ranggon masih tersedia. Namun, jumlahnya sedikit.
Belum lagi, jika dipaksakan lahan yang tersedia dikhawatirkan longsor jika dipakai lantaran kondisinya berada di sisi tebing berbatasan dengan anak sungai.
"Kalau pun digunakan masih riskan, sebetulnya itu sisa pembatas dengan tebingan dari pada tidak ada tenpat sama sekali. Ke depan sudah kering dan sudah kuat kontruknya bisa saja digunakan sewaktu waktu. Namun saat ini dipindah ke TPU Bambu Apus," tuturnya.
Penuh
Baca Juga: Per Hari 38 Jenazah Covid-19 Dimakamkan di TPU Bambu Apus
Kapasitas liang lahat untuk pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, telah penuh. Alhasil, pengelola TPU Pondok Ranggon pun mengalihkan pemakaman jenazah Covid-19 ke TPU lain.
Seperti di TPU Tegal Alur atau di luar pemakaman khusus jenazah Covid-19. Hal itu disampaikan Penanggung Jawab Pelaksana Pemakaman Covid-19 TPU Pondok Ranggon, Muhaemin, Senin (28/12).
Muhaemin mengatakan, pihaknya memberlakukan 30 persen bagi pemakaman jenazah Covid-19 khusus di Pondok Ranggon dan Tegal Alur Jakarta Barat. Sedangkan 70 persen untuk rujukan jenazah Covid-19 di TPU lain.
"70 persen berbanding 30 persen. Artinya, kalau rata-rata per hari ada 75 jenazah yang datang ke TPU Pondok Ranggon, maka 50 jenazah dirujuk ke Tegal Alur, 25 jenazah lainnya dimakamkan secara tumpang yang tersebar di TPU-TPU lain yang ada di lima wilayah kota administrasi Jakarta," ujarnya.
Muhaemin mengungkapkan TPU Pondok Ranggon hingga saat ini telah memakamkan total 4.650 jenazah pasien Covid-19 sepanjang Maret hingga 25 Desember 2020 di blok muslin dan non muslim.
Jumlah tersebut, kata Muhaemin, telah melebihi kapasitas tampung di lahan khusus pemakaman jenazah Covid-19 yang dibuka sejak akhir Oktober 2020.
Karena lahan khusus jenazah Covid-19 telah melebihi kapasitas, maka pengelola TPU Pondok Ranggon merujuk jenazah Covid-19 ke TPU lain atau di luar TPU khusus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Pelarian Berakhir! Bandar Sabu Penyuplai Eks Kapolres Bima Diringkus Saat Hendak Kabur ke Malaysia
-
Mahasiswa UI Bakal Demo Mabes Polri, Tuntut Bripda Mesias Dihukum Berat hingga Copot Kapolri
-
Dimulai dari Pulomas, Lapangan Padel Bodong di Jakarta Mulai Disegel
-
Pengamat: Sudah Seharusnya Pemprov DKI Tak Beri Izin Lapangan Padel di Pemukiman Sempit
-
Vonis 15 Tahun Kerry Riza Disebut Jadi Alarm Bahaya Bagi Investor dan Direksi BUMN
-
Divonis 15 Tahun Penjara, Putra Riza Chalid Pastikan Banding: Sebut Hakim Abaikan Fakta
-
Geger Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, DPR: Tak Bisa Ditoleransi!
-
Langit Jabodetabek Masih Kelam, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini
-
Buruh Bersatu Desak Reformasi Total SJSN, Soroti Rendahnya Perlindungan Pekerja
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali