Suara.com - Ribuan umat Yahudi ultra-Ortodoks membanjiri jalanan kota Yerusalem untuk menghadiri pemakaman Rabi Meshulam Dovid Soloveitchik yang meninggal di usia 99 tahun karena virus corona.
Menyadur France24 Senin (01/02), orang-orang Yahudi ini hadir dengan pakaian serba hitam, lengkap dengan penutup kepalanya sehingga terlihat seperti lautan hitam.
Kerumunan besar ini menjadi perhatian Menteri Pertahanan Benny Gantz. Ia menuntut pelanggar aturan lockdown agar segera mengakhiri pelanggaran yang dilakukan secara berulang-ulang itu.
Ultra-Ortodoks Israel atau haredim adalah pusat perjuangan negara itu untuk mengendalikan penyebaran virus corona. Beberapa kelompok menentang secara terang-terangan aturan lockdown, terutama yang terkait dengan penutupan sekolah dan sinagog.
Polisi yang berusaha mengamankan lockdown dalam beberapa hari terakhir bentrok dengan haredim di lingkungan Mea Shearim Yerusalem dan di Bnei Brak dekat Tel Aviv.
Pemakaman itu dilakukan ketika Israel sedang mempertimbangkan perpanjangan lockdown nasional yang ke tiga di negara itu.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang mendukung perpanjangan lockdown, dikritik lawan-lawannya karena dianggap gagal memberi jaminan keselamatan bagi para haredim.
Israel adalah negara berpenduduk sekitar 9 juta jiwa dan telah mencatat lebih dari 640.000 kasus virus corona dengan angka kematian lebih dari 4.700 jiwa.
Sementara negara Yahudi terus mendaftarkan ribuan kasus baru setiap hari, negara itu juga melakukan kampanye vaksinasi yang dianggap tercepat per kapita di dunia.
Baca Juga: Israel Mengaku sedang Mengirim 5 Ribu Vaksin Covid-19 ke Palestina
Mereka telah menyuntik lebih dari 3 juta orang dalam pemberian vaksin tahap pertama dari dua suntikan yang diperlukan dari vaksin Pfizer.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia
-
Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!
-
Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari
-
Tolak 'War Tiket Haji', Maman DPR: Ibadah Bukan Ajang Kompetisi Klik Internet!
-
1,5 Tahun Menjabat, Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 75,1 Persen, MBG Jadi Faktor Utama
-
Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 74,1 Persen, Program MBG Jadi Faktor Utama
-
Respons Modus 'Surat Mundur', Wagub Jatim Minta Inspektorat Dalami Kasus OTT Bupati Tulungagung
-
Kuota Program Magang Diperbesar Pemerintah, Peluang Karier atau Sekadar Tenaga Kerja Murah?
-
Gelap Mata Demi 'Deposit' Judol: Pria di Makassar Bacok Istri dan Leher Sepupu hingga Tewas!
-
Ancaman Serangan Israel ke Iran Kembali Mencuat Usai Perundingan Damai Gagal Total