Suara.com - Seorang lansia mengembalikan borgol yang ia ambil 60 tahun lalu ketika polisi tak sengaja menjatuhkannya ketika meringkus remaja di sebuah restoran di Los Angeles.
Menyadur LA Times Sabtu (06/02), lansia 74 tahun ini mengirimkan borgolnya kembali bersama sepucuk surat permohonan maaf dan uang donasi yang setara Rp 1,4 juta.
Dari suratnya, diketahui ia mendapatkan borgol itu ketika masih remaja di tahun 1960. Saat itu polisi sedang berusaha melumpuhkan anak muda yang nakal dan tak sengaja menjatuhkan borgolnya.
Lansia yang kala itu berusia 14 tahun mengambil borgol dan membawanya pulang. Ia mengakui ada rasa bersalah tiap kali melihat borgol itu, tapi ia tak melakukan apapun.
Suatu hari, cucunya datang berkunjung dan menunjukkan borgol mainan padanya. Untuk membuat dua cucu laki-lakinya terkesima, ia mengambil borgol asli yang dicuri 60 tahun lalu.
"Mereka terkejut dan bertanya mengapa saya mencuri borgol dari seorang polisi," bunyi surat itu. "Saya, tentu saja, tidak punya penjelasan yang baik."
Cucunya membawa kakek mereka pada orangtuanya dan berakhir dengan permintaan maaf sang kakek. Tak sampai di situ, ia lantas berpikir untuk mengembalikan borgol ini ke kantor polisi.
Lansia yang tak ingin identitasnya terungkap ini ingin memberi contoh yang baik pada cucunya. Ia tak ingin perbuatannya ditiru oleh generasi penerusnya.
"Dan saya mengatakan kepada mereka bahwa itu adalah hal yang salah dan saya tidak bangga karenanya," jelasnya di surat yang terlampir.
Baca Juga: Israel Borgol Tahanan Palestina yang Dirawat di Rumah Sakit, Fotonya Viral
Sebagai tebusan rasa bersalah sang kakek mendonasikan uang USD 100 yang setara Rp 1,4 juta untuk kepolisian Los Angeles. "Tidak ada kata terlambat untuk melakukan hal yang benar," kata Mike Lopez, juru bicara LAPD. "Dia menanamkan nilai-nilai itu pada cucunya."
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran
-
Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi
-
PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu
-
Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat
-
Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah
-
Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional
-
Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem
-
Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju
-
Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan