Suara.com - Nama artis Raffi Ahmad belakangan ini jadi sorotan karena dijagokan oleh PKB menjadi kandidat Calon Gubernur DKI Jakarta di Pilkada mendatang. Namun hasil survei Median berkata sebaliknya.
Direktur Median Ade Irfan Abdurrahman memaparkan, dalam hasil surveinya nama Raffi Ahmad tidak muncul saat responden ditanya siapa sosok yang dipilih untuk menjadi Gubernur DKI. Justru ada nama artis lainnya, Baim Wong yang dipilih 0,5 persen responden.
"Baim Wong mendapatkan suara 0,5 persen," ujar Ade dalam konferensi pers virtual, Senin (15/2/2021).
Nama Baim Wong ini muncul dari pada responden sendiri. Sebab dalam surveinya, pertanyaan diajukan tanpa mengajukan nama siapapun.
Raihan yang dimiliki Baim Wong ini termasuk yang paling rendah dari 12 nama yang muncul. Nama lainnya yang memperoleh suara 0,5 persen seperti Politisi PAN Abraham Lunggana atau Haji Lulung, Wagub DKI Ahmad Riza Patria, hingga Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi.
Sementara itu, nama Raffi Ahmad justru muncul di survei pemilihan Wakil Gubernur. Suami Nagita Slavina ini memperoleh suara 1 persen dari 11 kandidat yang muncul.
"Raffi Ahmad mendapatkan suara 1 persen," jelasnya.
Perolehan suara Raffi sama seperti nama tenar lainnya seperti mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, dan Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Lalu dibawahnya ada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Plt Ketua Umum PSI Giring Ganesha yang memperoleh suara 0,5 persen sebagai Wagub DKI.
Ade menjelaskan survei dilakukan dengan melibatkan 400 responden yang memiliki hak suara dalam Pilkada. Lalu margin of error berada di angka kurang lebih 47,9 persen.
Baca Juga: Survei Pilkada DKI: Ahok dan Risma Tempel Anies di Atas, Ada Nama Baim Wong
"Tingkat kepercayaan 95 persen," pungkasnya.
Sebelumnya, Sekretaris Bidang Gerakan Sosial dan Kebencanaan DPP PKB, Luqman Hakim, mengatakan hingga saat ini partai yang diketuai Muhaimin Iskandar belum terpikirkan pesiapan untuk memghadapi pemilihan gubernur DKI Jakarta apabila diselenggarakan serentak pada 2024. Pernyataan Luqman itu seiring dengan mencuatnya sejumlah nama yang digadang bakal bertarung merebut DKI 1 kelak.
"PKB, yang saat ini menjadi bagian partai koalisi pemerintahan, pasti punya agenda sendiri terhada Pilkada 2024, termasuk Pilgub DKI. PKB belum berpikir ke sana. Saat ini baru awal 2021, masih jauh menuju 2024," kata Luqman kepada wartawan, Jumat (12/2/2021).
Namun, kata dia, apabila memang membicarakan mengenai Pilgub DKI Jakarta 2024 tentunya PKB sudah memiliki jajaran internal kader yang bisa didorong menjadi calon.
Luqman yang menjabat Wakil Ketua Komisi II itu menyebutkan sejumlah kader di PKB yang dirasa mumpuni mengikuti bursa calon gubernur maupun calon wakil gubernur DKI Jakarta, semisal Jazilul Fawaid (Wakil Ketua MPR RI), Faisol Reza (Ketua Komisi VI DPR RI), Cucun Ahmad Syamrizal (Ketua FPKB DPR RI), dan Hasbiyallah Ilyas (Ketua DPW PKB DKI Jakarta).
Selain dari kalangan kader, Luqman mengatakan PKB bukan tidak mungkin mengusung sejumlah nama di eskternal partai untuk menjadi cagub DKI 2024. Ada dua nama dari kalangan pesohor yang disebutkan Luqman.
Berita Terkait
-
Baim Wong Diduga Oplas di Korea, Langsung Kena Semprot Luna Maya: Jangan Aneh-Aneh Deh!
-
Buktikan Diri ke Mantan Suami, Shyalimar Malik Siapkan Putranya Jadi The Next Raffi Ahmad
-
Saat Materi Pandji Pragiwaksono Jadi Urusan Polisi, Para 'Korban' Roasting Malah Santai Banget
-
Respons Raffi Ahmad Namanya Disebut Pandji Pragiwaksono di Mens Rea
-
Helikopter yang Ditumpangi Sempat Oleng, Raffi Ahmad Sudah Pasrah: Hidup dan Mati di Tangan Allah
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
PSI: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden, Bukan Jadi Kementerian
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo