Suara.com - Polres Metro Jakarta Pusat menangkap Iwan Gunawan (73) seorang pria yang mengaku sebagai mantan ajudan Presiden Soekarno. Dalam aksinya Gunawan menggunakan modus tersebut untuk melakukan tindak pidana penipuan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi mengungkapkan bahwa tersangka Iwan sejatinya merupakan seorang tuna karya alias pengangguran. Selain menggunakan modus sebagai mantan ajudan Bung Karno, Iwan juga menggunakan nama lain, yakni KGPH Inu Kertopati dengan gelar profesor doktor guna menarik kepercayaan korbannya.
"Akibatnya korban J ini rugi Rp 20 juta," kata Hengki kepada wartawan, Selasa (16/2/2021).
Sementara, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Burhanudin mengatakan bahwa Iwan ditangkap di sebuah hotel di wilayah Jakarta Pusat. Beberapa barang bukti turut diamankan terkait kasus tersebut, di antaranya; uang pecahan Rp100 ribu, korek api berbentuk pistol, hingga keris, dollar serta emas palsu.
Atas perbuatannya Iwan dijerat dengan Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP tentang penipuan. Dia terancam hukuman maksimal 4 tahun penjara.
"Masyarakat agar berhati-hati dan tak mudah percaya dengan modus penipuan ini," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya
Terkini
-
Inggris Bergerak, 35 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Iran
-
Setelah Karni Ilyas, Kini Giliran Aiman Witjaksono Dipanggil Polisi Soal Ijazah Palsu Jokowi
-
Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO
-
Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung
-
Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon
-
Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi
-
Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon
-
WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?
-
BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Pascagempa Maluku Utara, Ini Data Dampak dan Susulannya
-
Update Repatriasi Jenazah Prajurit TNI, Upacara Pelepasan PBB di Beirut Digelar Hari Ini