Suara.com - Seorang wanita di Rusia dituduh melakukan percobaan pembunuhan pada tiga anaknya dengan cara menelanjangi mereka dan melemparnya ke tumpukan salju di tengah suhu ekstrem -15 C.
Menyadur The Sun Selasa (16/02), wanita 33 tahun bernama Natalia Vazina ini merasa tertekan jadi selingkuhan pengusaha tajir hingga ia berusaha untuk menghakhiri hidup.
Ketika melempar tiga anaknya, Vazina juga turut berada di sana dalam keadaan telanjang bulat di tengah salju. Ia lalu diselamatkan pejalan kaki pada Kamis malam.
Anaknya yang masing-masing bernama Grigory (10), Lazar (2) dan Marfa (11 bulan) menderita hipotermia parah. Mereka diperkirakan tewas dalam beberapa jam jika tidak diselamatkan.
Lazar kini dalam keadaan koma medis dan sang ibu juga dirawat di rumah sakit karena radang dingin di punggung, tungkai dan kakinya.
Sebuah laporan dari penegak hukum menyebut Vazina sebagai kekasih pengusaha tajir bernama Ilya Klyuev, 43 tahun. Pria ini sudah menikah dan memiliki empat orang anak.
Awalnya Vazina bekerja di jewellery Cluev dan mereka mulai selingluh beberapa tahun lalu. Vazina melahirkan dua anak dari hubungan gelapnya dengan Klyuev.
Pengusaha perhiasan ini tidak bercerai dari istrinya tapi menyewakan apartemen mewah untuk Vazina dan tiga anaknya di pinggiran kota Moskow Baru.
Laporan mengatakan Vazina berubah menjadi lebih religius belakangan ini dan merasa tertekan hidup penuh dosa sebagai selingkuhan. Rasa tertekan ini juga yang menyebabkan ia putus dengan kekasihnya.
Baca Juga: Wanita di Buleleng Tewas Saat Bercinta dengan Selingkuhan
Pengusaha ini terkejut mengetahui Vazina dan anak-anaknya dilarikan ke rumah sakit. Ia menawarkan untuk mengambil hak asuh atas tiga anak Vazina termasuk si sulung yang lahir dari pernikahan sebelumnya.
Vazina mengatakan pada polisi bahwa seseorang telah memasukkan sesuatu ke dalam makanannya. Penyelidik mengatakan pihaknya akan menjalani evaluasi terhadap kesehatan mental Natalia Vazina.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Waspada! Bibit Siklon 90S Berpotensi Jadi Badai Tropis dalam 24 Jam, BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem
-
Serangan Drone Iran Hantam Area Konsulat AS di Dubai
-
Eropa Hentikan Dukungan Dana Militer Ukraina Imbas Sengketa Pipa Gas Rusia
-
Izin Cuma Dagang Umum Tapi Jual Miras, Outlet 'HMI' di Jakarta Barat Kena Segel Petugas
-
Antisipasi Dampak Konflik AS-Iran, Prabowo Sedang Bangun 'Tameng Politik' Lewat Pertemuan di Istana?
-
Padang Lamun Terancam: Mengapa Kerusakannya Bisa Picu Emisi dan Ganggu Ekonomi Pesisir?
-
Bansos Diberikan Sementara, Cak Imin Tegaskan Masyarakat Harus Berdaya Mandiri Agar Naik Kelas
-
Ancaman Iran di Selat Hormuz: Harga Minyak Dunia di Ambang Krisis
-
Todong Pistol Mainan dan Aniaya Sopir Usai Senggolan di Jalan, Anggota TNI AD Diperiksa Denpom!
-
Di Mana Rusia dan China Saat AS-Israel Gempur Iran?