Suara.com - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mengungkapkan 5.744 desa rawan bencana yang dipetakan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNBP) memiliki izin untuk dieksploitasi.
“Jadi desa-desa rawan bencana yang ada di Indonesia di atasnya ada perizinan berdirinya industri-industri untuk eksploitasi alam,” kata Ketua Walhi Nur Hidayati dalam diskusi daring, Kamis (18/2/2021).
Berdasarkan catatan Walhi, dari 5.7444 desa itu memiliki perizinan untuk dieksploitasi sumber daya alamnya, di antaranya 8.091 perizinan sektor tambang, 307 perizinan sektor tanaman industri, 280 perizinan pengusahaan hutan alam, dan 1783 perizinan sektor perkebunan.
Bahkan dari perizinan tersebut, 8,55 juta hektar berada pada tutupan primer, dan 3,5 juta hektar di tutupan sekunder seperti areal pertanian, sawah, pemukiman dan transmigrasi.
“Dan kita bisa lihat bagaimana, industri-industri ini berada pada kawasan-kawasan pemukiman. Dan berada pada kawasan yang masih sangat baik sebenarnya untuk tempat pertahanan terakhir untuk kehidupan yang lebih baik,” ujar Nur Hidayati.
Berdasarkan fakta tersebut, Nur Hidayati mengatakan kondisi kebencanaan di Indonesia sangat kompleks, krisis iklim mengakibatkan dampak cuaca ekstrem, sementara kerusakan ekosistem mengakibatkan kehilangan carrying capacity (kapasitas daya tampung ekosistem).
“Ditambah, kondisi natural secara geologis yang berada di atas lempeng patahan, serta gunung berapi,” ujar Nur Hidayati.
Berita Terkait
-
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 600 Meter
-
Bappenas Siapkan Rp56,3 Triliun untuk Bangun Kembali Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera
-
Cak Imin Ingatkan Dampak Bencana Bisa Ciptakan Kemiskinan Baru
-
Diguyur Hujan Lebat, Jalur Lingkar Utara Jatigede Longsor
-
Tangani Bencana Sumatra, DPR ke Bos Pertamina: Di-WA Tengah Malam Langsung Balas!
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius