Suara.com - Cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah ibu kota dan sekitar, membuat sejumlah titik di Jakarta dilanda banjir, Sabtu (20/2/2021).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, total 87 RT yang terdampak banjir sudah surut. Sementara per pukul 12.00 WIB Sabtu, masih ada 113 RT yang terendam.
"Sabtu pagi ada 200 RT yang tergenang. Per jam 12, sudah ada 87 RT yang surut. Jadi statusnya sekarang tinggal 113 yang masih ada genangannya, dari 30 ribu RT di Jakarta," kata Anies di GOR Otista, Jakarta Timur.
Anies mengklaim, surutnya banjir di 87 RT tersebut hanya dalam waktu tiga jam. Ia berharap Sabtu siang menjelang sore, lebih banyak lagi yang alami penyusutan banjir.
"Tapi air Insyallah ada waktu surut. Prioritas kami adalah keselamatan semua dan setiap warga Jakarta," tuturnya.
Mempercepat air surut
Anies telah menginstruksikan petugas untuk mempercepat proses mengalirkan air ke sungai sehingga target surut dalam enam jam tercapai.
"Jadi alhamdulillah, kita seluruh jajaran bekerja responsif. Mudah-mudahan semua selamat. Targetnya adalah, di tempat genangan, bila tidak ada kendala khusus, seperti tanggul yang jebol dan lain-lain, diharapkan dalam enam jam bisa surut," katanya.
Banjir di Jakarta dan daerah di sekitarnya, kata Anies, diperparah oleh hujan ekstrem.
"Sejak tadi malam, Jakarta dan sekitarnya mengalami hujan yang cukup intensif. Ini catatan dari BMKG, curah hujan sampai 226 mm, di Sunter Hulu 197 mm, di Halim sampai 176 mm, Lebak Bulus 154 mm. Semua angka di atas 150 mm, adalah kondisi ekstrem," ujar Anies.
Baca Juga: Daftar Lengkap Rute TransJakarta yang Disetop Sementara karena Banjir
Sementara kapasitas sistem drainase di Jakarta berkisar 50 mm sampai 100 mm.
"Sehingga apabila terjadi hujan di atas 100 mm per hari, maka akan terjadi genangan," kata dia.
Berita Terkait
-
Daftar Lengkap Rute TransJakarta yang Disetop Sementara karena Banjir
-
Viral! Perbedaan Orang Miskin dan Kaya saat Bicarakan Banjir
-
Waspada Hujan Angin di Kota Bogor Rawan Pohon Tumbang
-
Beredar Foto Bandara Halim Kebanjiran, Otoritas: Sudah Kering Sejak Pagi
-
Jakarta Kebanjiran, Anies Prioritaskan Semua Warganya Selamat
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Gugatan 57 Mantan Pegawai KPK Dikabulkan KIP, Hasil TWK Harus Diungkap ke Publik
-
Skandal Dana Raib Rp90 Miliar: Mediasi Buntu, Mirae Asset Justru Salahkan Nasabah Bocorkan Password?
-
7 Fakta Tragis NS di Sukabumi: Remaja 12 Tahun Meninggal Diduga Korban Kekerasan Ibu Tiri
-
Busyro Muqoddas Ingatkan Bahaya Kriminalisasi Aktivis, Soroti Pola Lama Penegakan Hukum
-
Saraswati Fellowship Wisuda Angkatan Pertama: 30 Perempuan Siap Jadi Pemimpin Masa Depan
-
Terkait Rencana Borong 105 Ribu Mobil dari India, KPK Langsung Wanti-wanti Hal Ini!
-
Profil Bripda Muhammad Rio: Eks Brimob Polda Aceh yang Membelot Jadi Tentara Rusia
-
KPK Soroti Pengadaan 105 Ribu Mobil India Mahindra oleh Agrinas: Waspada Praktik Pengondisian
-
Cak Imin Pastikan Bantuan BPJS Tepat Sasaran, Masyarakat Miskin Tetap Bisa Berobat
-
Komisi XII DPR Minta ESDM Hitung Akurat Kebutuhan Energi Ramadan-Lebaran: Jangan Ada Kurang Pasokan