Suara.com - Pihak berwenang Rusia telah melaporkan kasus pertama flu burung, H5N8, yang ditularkan dari unggas ke manusia.
Menyadur BBC News, Minggu (21/2/2021) para pejabat mengatakan tujuh pekerja di sebuah pabrik pengolahan unggas di bagian selatan telah terinfeksi menyusul wabah di sana pada Desember.
"Ketujuh orang itu ... sekarang merasa sehat," kata kepala pengawas kesehatan konsumen Rusia, Anna Popova dikutip dari BBC.
Popova mengatakan bahwa pihaknya telah mengambil tindakan yang memadai untuk menghentikan penyebaran infeksi flu burung.
Tidak ada tanda-tanda penularan antar manusia, kata Popova, seraya menambahkan bahwa kasus tersebut telah dilaporkan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WFO).
Dia memuji "penemuan ilmiah penting" oleh laboratorium Vektor Rusia, yang telah mengisolasi materi genetik strain dari pekerja yang terinfeksi.
"Penemuan mutasi ini ketika virus belum memiliki kemampuan untuk menularkan dari manusia ke manusia memberi kita semua, seluruh dunia, waktu untuk bersiap menghadapi kemungkinan mutasi dan bereaksi dengan cara yang memadai dan tepat waktu," kata Popova.
Wabah strain H5N8 telah dilaporkan di Rusia, Eropa, Cina, Timur Tengah dan Afrika Utara dalam beberapa bulan terakhir tetapi hanya pada unggas.
Popova mengatakan para ilmuwan di Rusia sekarang dapat mulai mengembangkan sistem pengujian untuk mendeteksi virus.
Baca Juga: Influencer Rusia Bikin Heboh, Pose Telanjang Naik Gajah di Bali
Dikutip dari Al Jazeera, Institut Vektor Siberia mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka akan mulai mengembangkan tes manusia dan vaksin melawan H5N8, kantor berita RIA melaporkan.
Terletak di Koltsovo di luar kota Novosibirsk di Siberia, institut tersebut telah mengembangkan salah satu dari beberapa vaksin virus korona Rusia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pasokan Minyak Dunia Anjlok 13 Persen Akibat Perang Timur Tengah Menurut Bos IMF
-
Nasib Lebanon di Ujung Tanduk, PM Nawaf Salam Harap Pakistan Bisa Tekan Israel Hentikan Serangan
-
Dunia Desak Israel Segera Berhenti Serang Lebanon
-
Donald Trump Minta Benjamin Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon Demi Kelancaran Gencatan Senjata
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai