- Indro Warkop mengecam kekerasan terhadap relawan Dompet Dhuafa, Ronggo Wirasanu, dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 di Palestina.
- Indro menegaskan bahwa konflik Palestina merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia universal yang memerlukan kepedulian seluruh lapisan masyarakat dunia.
- Ronggo Wirasanu mengajak masyarakat Indonesia terus mengawal isu Palestina agar perjuangan kemanusiaan tersebut tetap mendapatkan dukungan luas publik.
Suara.com - Komedian legendaris, Indro Warkop, yang juga hadir dalam konferensi pers bertajuk "Kisah Pengorbanan Besar dalam Misi Kemanusiaan" di Gedung Filantropi Dompet Dhuafa, Jakarta Selatan turut memberikan pernyataan tegas terkait isu penjajahan dan kekerasan yang menimpa relawan kemanusiaan Indonesia di Palestina.
Hal tersebut menyoroti kesaksian para relawan kemanusiaan yang menjadi korban kekerasan oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dalam misi Global Sumud Flotilla 2.0 (GSF 2.0), termasuk salah satu anggota relawan dari Dompet Dhuafa, Ronggo Wirasanu.
Indro menyatakan bahwa dukungan Indonesia terhadap Palestina telah mengakar kuat sejak era mantan Presiden Soekarno.
Ia menekankan bahwa apa yang terjadi di Palestina saat ini merupakan bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang harus menjadi perhatian dunia, tanpa memandang latar belakang agama.
"Jadi ini sebetulnya isu-isu yang bukan sekedar agama, ini isu kemanusiaan bagaimana ada penjajahan bahkan sampai dengan pelanggaran hak asasi manusia di Palestina seperti itu dan ini sebetulnya tanggung jawabnya bukan hanya tanggung jawab kita-kita yang beragama Islam tapi semuanya," ujar Indro Warkop kepada awak media di gedung Frontila Dompet Dhuafa, Senin (25/5/2026).
Lebih lanjut, Indro melihat bahwa kesaksian mengenai penyiksaan yang dialami Ronggo merupakan sebuah pesan yang ingin ditunjukkan Tuhan kepada dunia mengenai kekejaman yang terjadi di wilayah konflik tersebut.
"Apalagi di peristiwa Mas Ronggo tadi adalah bagaimana Tuhan atau bagaimana Allah subhanahu wa ta'ala ingin menunjukkan kepada kita semua apa sebetulnya yang terjadi," lanjutnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan tanpa melihat batasan agama.
Ia menegaskan bahwa Palestina adalah sebuah negara yang didalamnya terdapat beragam penganut agama yang tengah dizalimi.
Baca Juga: Sengaja Dibiarkan Membusuk! Dompet Dhuafa Bongkar Siasat Israel Hambat Bantuan Gaza
"Jadi saya pingin mengajak semuanya bukan hanya umat Islam mari kita sama-sama membantu atau memberikan hak yang sama pada umat-umat yang lain yang sedang terzolimi itu aja sih saya pingin mengajak semuanya bukan hanya umat Islam," tutur Indro.
Sementara itu, Ronggo, relawan yang sempat mengalami penyiksaan oleh pihak IDF, mengungkapkan harapannya agar perjuangan untuk Palestina tidak meredup.
Saat ditanya mengenai bentuk apresiasi atas pengorbanannya, ia mengaku belum ada pembicaraan terkait hal tersebut.
"Belum sih buat saat ini (Apresiasinya). Harapannya ya saya berharap isu Palestina ini terus menggelora, jadi semakin banyak orang-orang tahu tentang isu-isu Palestina dan belajar tentang isu-isu Palestina yang terjadi saat ini jadi bisa berjuang lebih banyak lagi orang-orang di Indonesia buat Palestina," ujar Ronggo. (Tsabita Aulia)
Berita Terkait
-
Sengaja Dibiarkan Membusuk! Dompet Dhuafa Bongkar Siasat Israel Hambat Bantuan Gaza
-
Tangan Ditarik Sampai Bunyi 'Krek', Relawan Dompet Dhuafa Ceritakan Detik-detik Sendi Dipatahkan IDF
-
Siapa Saja 9 WNI Global Sumud Flotilla yang Sempat Ditangkap Israel?
-
Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
-
Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana