- Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta akan membacakan putusan kasus dugaan korupsi sertifikasi K3 Kemnaker pada 4 Juni 2026.
- Jaksa KPK menuntut mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer dengan pidana lima tahun penjara atas dugaan kasus pemerasan K3.
- Tuntutan jaksa mencakup denda Rp 250 juta serta kewajiban pembayaran uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 1,435 miliar.
Suara.com - Nasib mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel akan ditentukan pekan depan.
Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta dijadwalkan membacakan putusan atas kasus dugaan korupsi pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pada Kamis (4/6/2026).
“Sidang untuk pembacaan putusan akan kita buka kembali pasa Kamis tanggal 4 Juni 2026. Kepada terdakwa tetap dalam tahanan, tetap sehat,” kata Ketua Majelis Hakim Nur Sari Baktiana di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026).
Dengan penetapan jadwal tersebut, proses hukum Noel kini memasuki tahap krusial yang akan menentukan apakah dirinya terbukti bersalah atau tidak dalam perkara yang menyeret namanya.
Dituntut 5 Tahun
Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Noel dengan pidana penjara selama 5 tahun. Jaksa menilai Noel bersalah dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi K3 di Kemnaker.
“Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Immanuel Ebenezer Gerungan berupa pidana penjara selama lima tahun,” kata jaksa di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (18/5/2026).
Selain pidana penjara, jaksa juga menuntut Noel dengan denda sebesar Rp 250 juta. Denda tersebut wajib dibayar dalam waktu satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, dengan ketentuan dapat diperpanjang paling lama satu tahun satu bulan.
Jika denda tidak dibayar, maka harta kekayaan terdakwa dapat disita dan dilelang. Apabila hasil lelang tidak mencukupi, diganti dengan pidana kurungan selama 90 hari.
Baca Juga: Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Jaksa juga menuntut Noel membayar uang pengganti sebesar Rp 4,435 miliar dikurangi Rp 3 miliar yang telah dikembalikan ke KPK, sehingga tersisa Rp 1,435 miliar dengan subsider 2 tahun penjara.
Dalam pertimbangannya, jaksa menyebut sejumlah hal yang meringankan, di antaranya pengakuan atas perbuatan, pengembalian sebagian hasil tindak pidana, belum pernah dihukum, memiliki tanggung jawab keluarga, bersikap sopan, dan menghormati persidangan.
Sementara itu, hal yang memberatkan adalah penilaian bahwa para terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dari kolusi, korupsi, dan nepotisme.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Sentil Budaya Rangking, Menteri Abdul Muti: Membandingkan Nilai Murid Itu Pemicu Bullying
-
Sapi Kurban Jumbo Prabowo-Gibran Tiba di Istiqlal Besok, Menag: Ini Kelas Berat Satu Ton Lebih!
-
Takut Teror Susulan, Ahmad Bahar Minta Perlindungan LPSK Usai Konflik dengan Hercules
-
'Saya Mengaku Bersalah', Penyesalan Noel ke Buruh dan Keluarga di Sidang Korupsi K3
-
TNI Disuruh Urus MBG hingga Begal, Pakar UGM: Lalu Siapa yang Menjaga Pertahanan Negara?
-
Jembatan dan Sekolah Masih Jadi PR, Muzakir Manaf Buka-bukaan Soal Kondisi Terkini Aceh Pascabencana
-
Tangis Penyesalan Noel di Sidang Korupsi K3: Saya Seharusnya Lebih Hati-hati
-
Perempuan Menjaga Pangan dan Alam, Mengapa Justru Paling Rentan terhadap Krisis Iklim?
-
Angka Kecurangan Capai 99 Persen, Ada Apa dengan Fakultas Kedokteran di SNBT 2026?
-
Ironi Awak Kapal Perikanan: Banting Tulang di Tengah Laut, Pulang Malah Nombok Utang ke Majikan