Suara.com - Anak dari Ketua Umum Partai Demokrat periode 2005-2010 Hadi Utomo, bernama Nur Tjahjo telah memutuskan untuk hijrah ke Partai NasDem. Ada sejumlah faktor yang mendasarinya mengubah haluan, seperti masalah kesetaraan.
Nur Tjahjo kini baru saja dipilih sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) NasDem Jakarta Timur mulai tahun 2021. Ia diharapkan bisa membawa kemenangan pada Pemilu mendatang di daerah timur ibu kota itu.
Kepada wartawan, Tjahjo menyebut keputusannya hijrah sudah tepat. Ia menilai situasi di internal partai antar anggotanya lebih nyaman karena tidak ada senioritas.
"Semua ada kesetaraan di partai NasDem ini. Tidak ada istilah orang baru, orang lama, anak kos, kami semua sederajat, kami anggota partai baru," ujar Tjahjo di kantor DPW NasDem DKI Jakarta, Selasa (2/3/2021).
Selain itu, ia menilai partai yang diketuai Surya Paloh ini memiliki keseriusan dalam membangun negara. Para kadernya juga ditanamkan kebiasan politik tanpa mahar untuk mencegah merebaknya praktik korupsi.
"Restorasi yang buat kami menarik sekali. Seperti konsep politik tanpa mahar. Di partai Nasdem, kami melihat partai yang benar-benar serius yang membebaskan para calonnya untuk membawa partai," jelasnya.
Kendati demikian, Tjahjo pindah ke NasDem sebenarnya sudah sejak tahun 2020 lalu menyusul adiknya yang sudah bergabung lebih dulu. Setelah melakukan pengenalan lebih jauh, maka ia memutuskan untuk hijrah.
"Saya masuk ke Nasdem ini lewat adik saya, anggota DPR RI yang juga dari dapil jatim. Kami merasa berkenalan dengan kakak semua," tuturnya.
Karena itu, ia membantah keputusannya pindah partai didasari isu kudeta yang diutarakan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Baca Juga: Khawatir Partai Hancur, Barisan Massa Demokrat Minta AHY Mundur dari Ketum
"Ini tidak terkait dengan kudeta partai lain. Kami keluar tahun 2020, jauh sebelum ada isu Kudeta di partai lain. Kami masuk pada Oktober 2020 dan diberi kewenangan di Jakarta Timur," ucap Tjahjo.
Sebagai Ketua DPD, Tjahjo menargetkan memenangkan Pilkada legislatif di Jakarta Timur. Menurutnya meski belum ada anggota dewan dari Nasdem Jaktim, ia akan menggencarkan program untuk pembangunan warga.
"Insya allah kami akan memenangkan Nasdem di jaktim. Saya ingin mengatakan bahwa Nasdem di Jaktim, walaupun tidak ada anggota dewan, Nasdem sudah berbuat banyak kepada warga Jaktim," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi