- Iran melancarkan serangan balasan masif menggunakan rudal balistik terhadap instalasi militer AS dan sekutunya di Timur Tengah.
- Serangan tersebut menghantam pangkalan vital di Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Bahrain pada Sabtu (28/2/2026) waktu Indonesia.
- Gempuran ini meningkatkan eskalasi konflik regional serta menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas jalur perdagangan energi global.
Suara.com - Ketegangan di kawasan Timur Tengah mencapai titik didih menyusul laporan serangan balasan masif yang dilancarkan Iran terhadap instalasi militer Amerika Serikat dan sekutunya.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons langsung Iran terhadap serangan yang sebelumnya dilontarkan Israel, dengan klaim terdapat andil Amerika Serikat di dalamnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, serangan rudal balistik tersebut menghantam sejumlah titik vital di empat negara berbeda yakni Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Bahrain pada Sabtu (28/2/2026) waktu Indonesia.
Akun media sosial Arya (@AryJeay) mengonfirmasi daftar pangkalan militer yang menjadi sasaran utama dalam operasi pembalasan tersebut.
"Rudal-rudal Iran menyerang Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, Pangkalan Al Salem di Kuwait, Pangkalan Udara Al Dhafra di UEA, Pangkalan Armada ke-5 AS di Bahrain," tulis akun tersebut dalam unggahannya.
Salah satu serangan paling signifikan dilaporkan terjadi di Bahrain, yang merupakan markas dari komando laut strategis Amerika Serikat.
Laporan lapangan menyebutkan bahwa terdengar rentetan dentuman keras yang menggetarkan wilayah sekitar pangkalan militer di sana.
"Tiga ledakan," tulis Arya, dalam laporan lanjutannya saat merespons perkembangan situasi yang terjadi begitu cepat.
Di Uni Emirat Arab, Pangkalan Udara Al Dhafra yang selama ini menampung pasukan Amerika Serikat juga tidak luput dari terjangan rudal Iran.
Baca Juga: Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
Rekaman amatir yang beredar menunjukkan gumpalan asap raksasa yang membubung tinggi ke angkasa setelah rudal balistik menghujam instalasi militer tersebut.
Gempuran ini menandai eskalasi konflik yang lebih luas dan meningkatkan kekhawatiran akan stabilitas keamanan di jalur perdagangan energi dunia.
Hingga saat ini, pihak otoritas terkait maupun militer Amerika Serikat belum memberikan pernyataan resmi mengenai dampak kerusakan atau potensi korban jiwa akibat serangan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Satu Warga Abu Dhabi Tewas, Uni Emirat Arab Ancam Balas Serangan Iran
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya
-
BGN Tegaskan Info Pembukaan PPPK Tahap 3 Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
-
KPK Soroti Mobil Dinas Rp 8,5 M Gubernur Kaltim, Ingatkan Risiko Korupsi Pengadaan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Parade Harmoni Imlek Nusantara 2026 Digelar Sore Ini, Cek Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel