Kebijakan regulasi adalah salah satu pendorong utama investasi industri dalam efisiensi energi di seluruh dunia. Uni Eropa akan menerapkan Peraturan Ecodesign (UE 2019/1781) tahun ini yang menetapkan persyaratan baru yang ketat untuk lebih banyak jenis sistem motor hemat energi.
Sementara itu, banyak negara belum mengambil langkah atau tindakan untuk mengakomodir kebijakan tersebut.
Dalam rangka pemanfaatan peluang besar yang diberikan oleh sistem drives dan motors hemat energi untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, ABB menggarisbawahi peranan penting yang dimiliki seluruh pemangku kepentingan, diantaranya:
- Pembuat keputusan publik dan regulator perlu memberikan insentif untuk mengakselerasi pengaplikasian sistem baru,
- Bisnis, kota, dan negara perlu menyadari baik penghematan biaya maupun keuntungan terhadap lingkungan dan bersedia untuk melakukan investasi, dan
- Investor perlu mengkaji ulang investasi dan mengalokasikan modal ke perusahaan yang lebih responsif terhadap risiko iklim.
“Di ABB kami memiliki peran penting untuk menyediakan teknologi, produk, dan layanan terdepan kepada para pelanggan sambil terus berinovasi untuk memberikan efisiensi yang lebih besar, namun semua itu tidaklah cukup. Seluruh pemangku kepentingan perlu bekerja sama untuk mewujudkan transformasi holistik terhadap cara penggunaan energi. Dengan bertindak dan berinovasi bersama, kami dapat menjaga layanan agar tetap berjalan sambil menghemat energi dan mengurangi perubahan iklim,” Morten Wierod menyimpulkan.
Buku putih ABB berjudul "Achieving the Paris Agreement: The Vital Role of High-Efficiency Motors and Drives in Reducing Energy Consumption”.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733