Suara.com - Seorang wanita di Malaysia ditahan oleh pihak berwenang setelah melakukan aksi menggunakan sebuah sepeda motor dan hanya mengenakan pakaian kebaya.
Menyadur Harian Metro, Jumat (19/3/2021) seorang wanita berkebaya merah memamerkan keahlian mengendarai Yamaha RX-Z miliknya di Kampung Bukit Merah, Padang Pulut, Dungun.
"Sekarang banyak orang merekam video mengendarai kendaraan sebagai konten di media sosial. Tapi jika melanggar hukum, itu menjadi bukti bagi kami untuk mengambil tindakan," kata direktur Departemen Perhubungan Jalan (JPJ) Terengganu Zulkarnain Yasin.
Hal itu dikatakannya saat mengomentari seorang wanita yang melanggar aturan di jalan raya dan merekam aksi mengendarai Yamaha RX-Z di media sosial belum lama ini.
Zulkarnain menuturkan, pihaknya sempat menghubungi wanita tersebut dan mengakui kesalahannya karena tidak memakai helm dan tidak mencantumkan pelat nomor di bagian depan motor tersebut.
Menurut Zulkarnain, kasus tersebut sedang diselidiki, jika terbukti bersalah ia dapat didenda tidak lebih dari 3.000 ringgit.
"Kasus ini akan dibawa ke Pengadilan Negeri Dungun," ujarnya dikutip dari Harian Metro.
Zulkarnain mengatakan, pihaknya tidak akan berkompromi dengan pihak mana pun yang melanggar peraturan lalu lintas.
"Jika kami menerima laporan foto atau video terkait pelanggaran lalu lintas seperti tidak memakai helm atau mencantumkan nomor registrasi yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan, kami akan melakukan penyidikan.
Baca Juga: Sabah FC Kalah 3 Laga Beruntun, Kurniawan Dwi Yulianto Dapat Teguran Keras
"Meski video dan barang bukti berasal dari media sosial pribadi, pemilik kendaraan akan ditindak," ujarnya.
Untuk menonton videonya, silakan klik di sini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT