Suara.com - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mencatat Universitar Brawijaya Malang (UNIBRAW) menjadi Perguruan Tinggi Negeri yang paling banyak menerima mahasiswa baru dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi atau SNMPTN 2021.
Ketua LTMPT Mohammad Nasih menjelaskan Universitas Brawijaya memang membuka daya tampung yang banyak sehingga jumlah pendaftar yang diterima juga banyak.
"Karena memang daya tampungnya juga banyak untuk di beberapa PTN yang ada, dan tentu saja pelamarnya juga banyak, sehingga bisa memilih yang terbaik, di Brawijaya menerima 4.446 orang," kata Nasih dalam jumpa pers virtual, Senin (22/3/2021).
Kemudian disusul Universitas Negeri Semarang 2.765 orang, Universitas Pendidikan Indonesia 2.565 orang, Universitas Negeri Padang 2.456 orang, dan Universitas Malikussaleh 2.450 orang.
Nasih juga menyebut dari 854.599 pendaftar, ada 110.459 orang yang lolos SNMPTN tahun ini.
"Yang diterima SNMPTN kali ini di PTN 1 ada 100.356, di PTN 2 ada 10.103, diterima pelamar dengan KIP Kuliah 29.904, jadi total yang diterima adalah 110.459 pendaftar atau siswa," ungkapnya.
Berikut 20 PTN yang menerima terbanyak dalam SNMPTN 2021:
- Universitas Brawijaya 4.446 Orang
- Universitas Negeri Semarang 2.765 Orang
- Universitas Pendidikan Indonesia 2.565 Orang
- Universitas Negeri Padang 2.456 Orang
- Universitas Malikussaleh 2.450 orang
- Universitas Haluoleo 2.348 Orang
- Institut Teknologi Sumatera 2.313 Orang
- Universitas Jember 2.272 Orang
- Universitas Sumatera Utara 2.131 Orang
- Universitas Negeri Malang 2.121 Orang
- Universitas Diponegoro 2.106 Orang
- Universitas Negeri Makassar 2.091 Orang
- Universitas Gadjah Mada 2.069 Orang
- Universitas Udayana 2.035 Orang
- Universitas Andalas 1.951 Orang
- Institut Pertanian Bogor 1.933 Orang
- Universitas Syiah Kuala 1.927 Orang
- Universitas Riau 1.908 Orang
- Universitas Jambi 1.842 Orang
- Universitas Tadulako 1.800 Orang
Baca Juga: SNMPTN 2021 Diumumkan Sore Ini, 110.459 Orang Lolos Masuk PTN
Berita Terkait
-
Komdigi dan Universitas Brawijaya Bangun Sistem AI Pendukung Sekolah Rakyat
-
Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?
-
Ribuan Siswa Lolos PTN Memilih Tak Daftar Ulang, Sinyal Krisis Biaya Pendidikan?
-
Navigasi Maba: Jangan Sampai Mabuk Organisasi Merusak Kuliah yang Wajib
-
Kuliah Banyak Praktik, Bisa Magang ke Luar Negeri? Poltekpar Buka PMB 2026
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung