Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan pihaknya akan segera membuka sebagian sekolah di Jakarta di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Riza mencatat ada sekitar 100 sekolah yang diizinkan melakukan pembelajaran tatap muka.
Riza mengatakan sekolah yang dibuka merupakan jenjang tingkat SD sampai SMA. Namun kapasitas yang boleh diisi tiap sekolah berkisar 50 sampai 60 persen.
"Mungkin sampai 50-60 persen (kapasitas) paling banyak 100 sekolah yang akan kita uji cobakan dalam 2 bulan ke depan," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (23/3/2021).
Dalam waktu dua bulan itu, sekolah yang dipilih akan dibuka sebagai percontohan. Selanjutnya hasil evaluasi akan dipakai untuk ke depannya menentukan kebijakan sesuai hasil pembukaan dan situasi pandemi.
"Nanti kita akan liat hasilnya. Kalau hasilnya baik ke depan akan kita tingkatkan lagi," jelasnya.
Kekinian Pemprov DKI kata Riza, masih mengkaji sekolah mana saja yang akan diizinkan untuk dibuka. Karena hanya sebagian kapasitas boleh diisi akan diatur jadwal siswa mana yang melakukan sekolah daring atau online dan tatap muka.
"Dinas pendidikan sedang menyusun yang pada waktunya kita akan launching uji coba terbatas tatap muka secara offline dengan campuran antara offline dan online," pungkasnya.
Baca Juga: Vaksin AstraZeneca Tuai Polemik, Wagub DKI: Kami Akan Terima
Berita Terkait
-
Vaksin AstraZeneca Tuai Polemik, Wagub DKI: Kami Akan Terima
-
Riza Patria: Tugas Kami Tinggal Laksanakan Vaksinasi di Jakarta
-
PPKM Mikro Terbaru, Wagub DKI: Cuma Perkuliahan yang Boleh Dibuka Lagi
-
Ringankan Dampak Pandemi untuk Kelompok Rentan, Ini Langkah Kemensos
-
Perempuan Makan Lebih Banyak Selama Pandemi, Kenapa?
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan