Suara.com - Seorang pria bernama Isyak dan mengaku dari ILUNI UI mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Isyak kemudian berusaha masuk ke pengadilan dan mengaku dari tim pembela Habib Rizieq Shihab (HRS).
“Saya dari tim pembelaan dari Habib Rizieq Shihab HRS, saya bagian dari tim pengacara,” kata Isyak kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jumat (26/3/2021).
Namun upaya Isyak untuk masuk ke pengadilan di halangi pihak kepolisian yang berjaga. Isyak mengatakan sudah sempat masuk ke pengadilan, tapi disuruh untuk keluar.
“Sudah sampai masuk, tapi disuruh keluar lagi,” ujarnya.
Dia pun lantas mengatakan bahwa tidak boleh ada pembatasan orang untuk masuk ke pengadilan.
“Pengadilan tidak ada pembatasan seperti ini," katanya.
Selain itu Isyak juga mengomentari adanya kawat berduri yang diletakkan polisi di gerbang pengadilan. Menurutnya hal itu tidak boleh dilakukan karena tidak ada aturannya.
“Tapi ini menjaga pengadilan dengan kawat berduri ini tidak ada prosedurnya, dan ini tidak boleh karena ini tempat kita mendapatkan peradilan,” tegasnya.
Selain itu ia juga mengaku lulusan Universitas Indonesia, Sastra Belanda angkatan 82.
Baca Juga: Pengacara Klaim Ada Operasi Intelijen Besar Dalam Kasus Habib Rizieq Shihab
“Angkatan 82, sastra Belanda,” ujarnya.
Mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Isyak tampak menggunakan almamater berwarna kuning, dan di bagian dada terdapat logo Universitas Indonesia, bertuliskan Alumni UI.
Seperti pemberitaan sebelumnya, Habib Rizieq kembali menjalani sidang atas sejumlah perkaranya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jumat (26/3/2021). Kini Rizieq dihadirkan langsung secara offline dengan agenda eksepsi atau pembacaan nota keberatan.
Rizieq dihadirkan langsung dalam persidangan hal itu atas keputusan majelis hakim yang mengabulkan permintaan terdakwa. Hal itu disampaikan dalam persidangan sebelumnya pada Selasa (23/3) lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Lantik Pengurus Aceh, Bahlil Tegaskan Golkar Dukung Prabowo Sampai Selesai
-
Profil Tan Kian, Bos Pacific Place yang Terseret Kasus Korupsi PLN hingga Asabri
-
Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia, Cak Imin Pindah Haluan Dukung Argentina
-
Kematian Misterius Kauana Bilhar Influencer Brasil, Jatuh dari Lantai 27 di Dubai
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Amerika Serikat Balas Serangan ke Iran, Ketegangan Memuncak di Selat Hormuz
-
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Lebat Imbas Bibit Siklon 97 W
-
Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat
-
Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat
-
DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!