Suara.com - Razia protokol kesehatan di dua tempat hiburan malam yakni Baleku Lounge dan CC karaoke di Serpong, Tangerang Selatan mendapati satu orang pengunjung yang terbukti positif mengonsumsi sabu-sabu.
"Dari dua tempat ini ada satu orang positif menggunakan sabu. Dia perempuan inisial D," kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa usai razia di Tangerang Selatan, Banten, Jumat.
Perempuan berinisial D tersebut terbukti positif mengonsumsi sabu-sabu saat petugas melakukan tes urine kepada pengunjung tempat hiburan malam tersebut.
Atas temuan tersebut petugas kemudian melakukan penggeledahan namun tidak ditemukan barang bukti narkoba.
Perempuan tersebut kemudian diamankan di kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Sekarang kita bawa ke Polda Metro Jaya untuk dikembangkan," tambahnya.
Tidak hanya pengunjung, sejumlah perempuan yang bekerja sebagai pemandu lagu turut dimintai keterangan, diperiksa identitasnya serta diminta melakukan tes urine namun hasilnya negatif.
Polisi kemudian meminta seluruh pengunjung untuk menyelesaikan pembayaran dan meninggalkan tempat hiburan malam tersebut.
Sejumlah barang bukti minuman keras di lokasi pun akan turut disita petugas. (Antara)
Baca Juga: Dua Tempat Hiburan Malam di Serpong Disegel Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Terkini
-
Permohonan RJ Eggi Sudjana Masuk, Polda Metro Tunggu Kesepakatan Pelapor di Kasus Ijazah Jokowi
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Tegaskan Kedaulatan NKRI dan Tolak Intervensi Asing atas Venezuela
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting
-
Polisi Periksa 12 Saksi Kasus Teror DJ Donny dan Influencer, Kapan Pelaku Ditangkap?
-
Ketua KONI Ponorogo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
-
Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP
-
Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis
-
50 Medsos Lokal Ramaikan ISMN Yogyakarta Meetup 2026, Bahas Kolaborasi di Era Digital