Suara.com - Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi mengomentari pemberitaan yang menyebut Habib Rizieq Shihab berseru dari dalam mobil tahanan, mengatakan jangan lelah melawan kezaliman.
Teddy Gusnaidi memberi sentilan menohok untuk Habib Rizieq yang baru saja menjalani sidang sebagai terdakwa kasus kerumunan di Petamburan dan Megamendung itu.
Sentilan itu disampaikan Teddy Gusnaidi lewat jejaring Twitter miliknya pada Sabtu (27/3/2021) malam.
Teddy Gusnaidi mengaku sepakat apabila ada seruan jangan berhenti melawan sebuah kezaliman.
Namun, dia menegaskan, rakyat yang cinta dengan kedamaian akan terus melakukan perlawanan terhadap Habib Rizieq berikut pengikutnya.
"Betul... Makanya rakyat yang cinta akan kedamaian, tak pernah berhenti melakukan perlawanan kepada anda dan kelompok anda," tulis Teddy Gusnaidi seperti dikutip Suara.com.
Terpantau cuitan Teddy Gusnaidi telah diretweets ratusan kali dan mendapatkan hampir 1.000 suka.
Tidak sedikit pula warganet menimpali cuitan Teddy Gusnaidi tersebut. Beberapa sepakat dengannya, tetapi ada juga yang kontra.
Seperti diketahui, Habib Rizieq pada Jumat (6/3/2021) lalu menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Baca Juga: Denny Siregar Saol Pendukung HRS: Fanatisme Baliho dengan Dogma Cucu Nabi
Berdasarkan pantauan Suara.com, persidangan selesai sekitar pukul 17.30 WIB. HRS baru meninggalkan pengadilan sekitar pukul 17.48 WIB.
Habib Rizieq meninggalkan pengadilan dengan menggunakan mobil tahanan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur dan dikawal anggota kepolisian untuk menuju rumah tahanan.
Berada di mobil tahanan, Habib Rizieq tampak melambaikan tangan kepada sejumlah simpatisan yang menunggu di depan pengadilan.
Saat itu, Habib Rizieq dan terdakwa lain yang mengenakan pakaian gamis dan penutup kepala serpa putih melambaikan tangan dan menyerukan sebuah kalimat.
"Lawan kezaliman. Jangan lelah, jangan berhenti lawan kezaliman. Tegakkan keadilan," seru Habib Rizieq.
Sementara itu, arus lalu lintas di depan pengadilan menjadi tersendat, karena kepolisian melakukan menahan sementara kendaraan yang melintas, saat mobil tahanan hendak keluar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Mojtaba Khamenei Tegaskan Tidak Mau Perang Tapi Tetap Pertahankan Seluruh Hak Bangsanya
-
Inovasi Unik dari Lombok Timur: Budidaya Madu Trigona di Atas Pohon Mangrove Tengah Laut
-
Tak Terima Ditegur 'Ngintip' Adik Ipar Mandi, Pemuda di Cakung Bacok Kepala Kakak Kandung!
-
Mojtaba Khamenei Klaim Kemenangan Iran Atas Amerika Serikat, Siapkan Strategi Baru di Selat Hormuz
-
Imbas Konflik Timur Tengah: Harga Plastik di Jakarta Melonjak 40 Persen, Penjual Makanan Menjerit!
-
Selat Hormuz Ditutup Lagi Akibat Israel Serang Lebanon, Iran Murka Gencatan Senjata AS Dilanggar
-
Anak Urus Anak: KPI Bongkar Fakta Pahit di Balik Maraknya Pernikahan Dini di Indonesia
-
Sekutu Mulai Pecah Kongsi? Inggris Kecam Trump dan Tuntut Gencatan Senjata di Lebanon
-
TNI AL Latih UMKM Pesisir Olah Hasil Laut dan Kedelai, Dorong Kemandirian Ekonomi
-
Awan Gelap Gencatan Senjata Perang AS - Iran