Suara.com - Adik perempuan dari Kim Jong Un sebut kritik yang dilontarkan terhadap uji senjata oleh Korea Utara sebagai tindakan "tidak tahu malu." AS dan Korea Selatan sebelumnya mengutuk penembakan rudal balistik pekan lalu.
Korea Utara mencap Presiden Korea Selatan Moon Jae-in sebagai “burung beo yang dibesarkan oleh Amerika”, demikian disampaikan dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh media pemerintah pada Selasa (30/03).
Kim Yo Jong, saudara perempuan dari pemimpin tertinggi Korut Kim Jong Un mengatakan bahwa kritik Moon yang “tidak masuk akal dan kurang ajar” terhadap uji coba rudal Korut, hanya menggemakan sikap dari Amerika Serikat .
Sebagai tanggapan, Kementerian Unifikasi Seoul menyatakan “sangat menyesalkan” pernyataan Jong, seraya mengatakan bahwa kedua negara harus mematuhi “aturan etiket minimum dalam keadaan apa pun.”
Apa yang dikatakan Moon terkait uji coba rudal Korut?
Sebelumnya, Korut telah menembakkan dua “peluru kendali taktis tipe baru” ke arah laut pada Kamis (25/03).
Merespons hal ini Moon mengatakan bahwa “tindakan-tindakan yang menimbulkan kesulitan dalam upaya mewujudkan dialog sangat tidak diinginkan,” demikian menurut kantor berita Yonhap.
Presiden Korsel itu juga menambahkan bahwa “orang-orang sangat khawatir” dengan peluncuran rudal oleh Korut.
Kritik dari Moon serupa dengan komentar Presiden AS Joe Biden, yang berjanji akan mengambil tindakan jika Korut terus meningkatkan ketegangan.
Baca Juga: Gedung Putih Sebut Joe Biden Tak Berniat Ketemu Kim Jong Un
Resolusi Dewan Keamanan PBB sejatinya telah melarang uji coba rudal dan nuklir oleh Korut, karena dianggap menimbulkan ancaman bagi perdamaian internasional.
Namun, Korut berpendapat bahwa mereka memiliki hak berdaulat untuk melakukan uji coba semacam itu untuk membantu melawan ancaman militer AS.
Siapakah Kim Yo Jong?
Kim Yo Jong, yang merupakan adik perempuan dari pemimpin tertinggi Korut pernah dianggap sebagai sosok yang akan menggantikan Kim Jong Un saat rumor kesehatannya yang memburuk beredar.
Jong sebelumnya pernah berkunjung ke Seoul pada awal 2018 dan menyampaikan undangan kakaknya kepada Presiden Moon untuk mengunjungi Pyongyang.
Tapi karena hubungan keduanya kembali tegang setelahnya, Jong berubah citranya dari pembawa pesan perdamaian menjadi tokoh anti-Seoul terkemuka. gtp/vlz (AP, dpa)
Berita Terkait
-
Nacific Berasal dari Mana? Brand yang Jadi Incaran Pecinta Skincare
-
Apa Beda Slow Jogging dan Lari Biasa? Kenali 5 Perbedaannya Sebelum Coba!
-
Shin Tae-yong Boyong Eks Timnas Korea Selatan ke Persija Jakarta
-
Drakor Agent Kim Reactivated Ungkap Pakai AI untuk Adegan Misi Korea Utara
-
Timnas Voli Putri Indonesia Hadapi Korea Selatan, Ujian Jelang SEA V League 2026
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL