Suara.com - Kepolisian Hong Kong mengumumkan jika pihaknya melakukan penyitaan kokain seberat 700 kg senilai Rp 1,7 triliun yang membuat rekor pada hari Minggu (4/4).
Menyadur Straits Times, Minggu (4/4/2021) polisi mencurigai pengiriman barang haram dalam jumlah besar itu diselundupkan ke kota menggunakan speedboat.
Penyitaan tersebut adalah yang terbesar di wilayah itu dalam hampir satu dekade dan menghasilkan kokain senilai 930 juta dolar Hong Kong atau setara Rp 1,7 triliun.
Pihak berwenang mengatakan ketatnya protokol perjalanan global selama pandemi Covid-19 memaksa penyelundup untuk melakukan pengiriman yang lebih berisiko.
Polisi mengatakan, pada hari Jumat ketika petugas mencegat seorang pria dengan troli di distrik industri Fo Tan dan menemukan 150 bungkus kokain di dalam kotak kardus.
492 paket lainnya kemudian ditemukan di sebuah gedung industri dan sebuah apartemen di distrik yang sama, dua pria berusia 19 dan 25 tahun ikut ditangkap.
"Kami yakin (narkoba) diangkut melalui pengiriman jarak jauh ke perairan dekat Hong Kong dari daerah sumber mereka di Amerika Selatan dan kemudian diselundupkan dengan speedboat ilegal," kata pengawas senior Ng Kwok-cheung kepada wartawan.
"Kami menemukan banyak kantong anti air yang masih basah di lokasi kejadian dan semua paket kokain dibungkus dengan hati-hati dengan plastik," tambahnya.
Polisi mengatakan rekor penyitaan kokain Hong Kong sebelumnya adalah 649 kg yang ditemukan oleh Bea Cukai pada tahun 2012.
Baca Juga: Curi 600 Tisu Toliet, Tiga Pria Bersenjata di Hong Kong Dibui 3 Tahun
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Gudang di Cakung Terbakar Hebat, Damkar Berjibaku Hampir 5 Jam Jinakkan Api
-
Lawan Praperadilan Ketum Kesthuri, KPK: Status Tersangka Korupsi Haji Sah, Bukti Lebih dari Dua!
-
Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!
-
Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?
-
Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas
-
Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis
-
Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela
-
Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam
-
China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun
-
Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat