Suara.com - Pasukan Israel menyerang kapal Iran di Laut Merah untuk balas dendam atas serangan sebelumnya yang dilakukan Iran terhadap kapal Israel.
Menyadur Times of Israel Rabu (07/04) pejabat AS mengatakan pada The New York Times bahwa Israel menyerang kapal itu sekitar pukul 07:30 waktu setempat pada hari Selasa.
Peristiwa itu terjadi ketika AS dan Iran melakukan pembicaraan tak langsung tentang kesepakatan nuklir Iran 2015 di mana Israel sangat menentang hal kesepakatan itu.
Sementara Israel belum mengomentari serangan ini, kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, melaporkan bahwa kapal berbendera Iran, Saviz, terkena ranjau limpet.
"Saviz telah ditempatkan di Laut Merah selama beberapa tahun terakhir untuk mendukung pasukan komando Iran yang dikirim untuk mengawal kapal komersial."
Laporan media Arab mengklaim kapal itu adalah kapal pengumpul intelijen yang terkait dengan Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC).
The New York Times mengatakan kapal untuk memerangi perompak, menjadikannya kapal militer pertama yang diserang dalam perang bayangan Israel-Iran.
Media Iran menunjukkan api dan asap di atas kapal, dengan tingkat kerusakan yang tak dijelaskan. Tidak diketahui apakah ada korban jiwa dalam seranga ini atau tidak.
Pejabat AS itu mengatakan serangan itu kemungkinan sudah diatur waktunya untuk membiarkan kapal induk Amerika, Dwight D. Eisenhower, menjauh dari daerah itu.
Baca Juga: Pengamat: Serangan ke Mabes Aksi Balas Dendam Penangkapan Terduga Teroris
"Kapal induk itu berada sekitar 200 mil jauhnya pada saat serangan," katanya sembari mengatakan Amerika Serikat tidak bertanggung jawab atas serangan itu.
Perusahaan intelijen ImageSat mengatakan citra satelit menunjukkan kapal itu hampir tidak bergerak dalam dua tahun terakhir, memperkuat kecurigaan bahwa kapal itu digunakan untuk memantau aktivitas maritim.
Dalam laporan Oktober 2020, Institut Angkatan Laut AS mengatakan bahwa Saviz "kemungkinan adalah pangkalan depan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) rahasia."
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan
-
Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya
-
Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor
-
5 Serum Wajah yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia
-
Statistik Buktikan Inggris Terlalu Bergantung Kane-Bellingham, Jadi Bumerang saat Lawan Argentina?
-
'Gue Kasih Umrah Sekeluarga', Menteri PU Dody Hanggodo Jawab Isu Aisyah Zakkiyah Keponakannya
-
Mengintip Tren Wellness di Bali, Saat Pengalaman Air Jadi Daya Tarik Baru Industri Hospitality
-
PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik hingga 27 Juli 2026
-
Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!
-
Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog