Suara.com - Masjid Istiqlal Jakarta kembali dibuka untuk ibadah salat tarawih di bulan Ramadhan 2021. Pada tahun 2020, masjid terbesar se-Asia Tenggara ini sempat ditutup karena pandemi Covid-19 dan proses konstruksi renovasi.
Pantauan Suara.com, menjelang azan Isya, para jamaah mulai berdatangan ke dalam masjid. Terlihat masjid istiqlal tidak menyediakan tempat untuk penitipan sandal atau sepatu.
Para jamaah harus membawa sendiri sandal dan sepatunya menggunakan kresek. Selanjutnya di tempat wudhu juga kapasitasnya dibatasi.
Sebagian kran air tidak boleh dinyalakan oleh jamaah. Disediakan juga hand sanitizer bagi para jamaah sebelum berwudhu.
Di bagian dalam masjid, sudah dibuatkan tanda untuk tempat duduk jamaah. Tiap shaf dipisahkan jaraknya sekitar 1 meter.
Selama salat, para jamaah harus memakai masker. Begitu juga dengan petugas termasuk Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar yang menjadi khotib.
Salah seorang jamaah yang hadir bernama Rizky Hidayat mengaku senang akhirnya bisa salat lagi di masjid Istiqlal. Ia mengaku beberapa tahun kebelakang selalu rutin salat tarawih di Istiqlal.
"Iya senang ya. Kan tempat kerja saya dekat sini, jadi suka buka puasa sampai tarawih di sini. Tapi tahun kemarin kan enggak ada ya," katanya di lokasi, Senin (12/4/2021).
Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan masjid Istiqlal kembali dibuka secara terbatas untuk umum setelah ditutup sejak Mei 2019 lalu. Artinya, saat bulan ramadhan mendatang, umat islam sudah bisa beribadah di masjid terbesar se-Asia Tenggara ini.
Baca Juga: Masjid Agung Surakarta Kembali Gelar Salat Tarawih, Ada 2 Model Rakaat
Kendati demikian, Anies menyatakan ada ketentuan khusus yang harus diterapkan di Istiqlal karena masa pandemi Covid-19. Di antaranya seperti tak boleh mengadakan acara buka puasa dan sahur di lingkungan masjid.
"Adapun tadi seperti nanti di bulan suci ramadan ini nanti ada aktivitas ifthar (buka puasa), ada aktivitas sahur, kami menganjurkan utk tidak dilakukan di masjid," ujar Anies di masjid Istiqlal, Jumat (9/4/2021).
Anies menyebut jika buka puasa dan sahur dilakukan di masjid Istiqlal, maka para jamaah yang hadir berisiko terpapar Covid-19. Sebab mereka harus membuka masker dalam waktu yang lama serta berinteraksi.
"Begitu ada kegiatan ifthar begitu ada kegiatan sahur maka harus buka masker karena itulah penggunaan tempat ibadah masjid utk aktivitas Ibadah bisa menjalankan dengan mentaati protokol kesehatan menghindari kerumunan," jelasnya.
Menurutnya ibadah apalagi di bulan ramadhan harus dilakukan secara khusyuk. Namun ia mengingatkan agar protokol kesehatan terus dijalankan.
"Bahwa prinsip utamanya adalah menjaga jarak memakai masker dan beribadah di masjid secara proporsional artinya kegiatannya kegiatan khusus kegiatan ibadah saja," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Tarik-tarikan HP dengan Tentara di Kejagung, Wartawan Tempo Alami Intimidasi dan Trauma
-
Mendagri Tegaskan Komitmen Integrasikan Data Kemendagri ke Satu Data Indonesia
-
Sempat Dijaga Ketat Brimob, Situasi Mabes Polri Kamis Malam Kini Terpantau Normal
-
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Tiga Polisi di Katingan
-
Prabowo Ungkap Temuan Harta Karun Baru dari BRIN dan TNI: Cadangan Emas Raksasa di Papua
-
Percepatan Program Sekolah Rakyat, Wamensos: Tahapan Tetap Sesuai Aturan
-
Kejagung Respons Penggeledahan Cafe De'Klan dan Rumah di Sentul, Tunggu Hasil Penyidikan Polri
-
Misteri Brankas Rp476 Miliar di Rumah Sentul City, Benarkah Milik Jampidsus Febrie Adriansyah?
-
Aktivis Anti-Korupsi Kritik Penjagaan Rumah Jampidsus Oleh TNI: Tugas Militer Jaga Kedaulatan
-
Eks Sekjen MPR Diduga Gunakan Duit Gratifikasi Rp30 M untuk Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak