Suara.com - Masjid Istiqlal pada Senin (12/4/2021) malam menyelenggarakan salat tarawih pertama 1 Ramadhan 1442 Hijriyah setelah Kementerian Agama menetapkan awal puasa dimulai pada Selasa (13/4).
Namun demikian, jamaah yang datang ke Masjid Istiqlal terbilang tidak terlalu ramai mengingat di saat yang sama kawasan Jakarta Pusat dan sekitarnya diguyur hujan deras.
Jamaah mengisi sekitar 6-7 shaf pada barisan laki-laki maupun perempuan.
"Mungkin baru sekitar 500 jamaah yang datang. Karena hujan deras juga ya," kata Anwar (23), salah satu petugas jaga di pintu masuk Masjid Istiqlal Jakarta.
Anwar mengatakan dari total kedatangan tersebut, umumnya didominasi oleh jamaah laki-laki.
Adapun salat Isya dan tarawih pada 1 Ramadhan di Istiqlal dipimpin oleh Anshoruddin Ibrahim. Sementara itu, ceramah tarawih diisi oleh Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar.
Sebelumnya, Imam Besar Istiqlal Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa Istiqlal mulai dibuka untuk umum pada salat Jumat lalu yang dihadiri oleh Gubernur Anies Baswedan dan jajaran.
Istiqlal dibuka dengan kapasitas terbatas, yakni 2.000 jamaah. Jumlah ini sangat sedikit jika dibandingkan total kapasitas masjid yang mencapai 250 ribu orang.
Sejumlah simulasi pun telah dilakukan, yakni menetapkan jarak antarjamaah 1,5 meter, menyediakan pencuci tangan (hand sanitizer) dan sabun di area umum.
Baca Juga: Ingin Ajarkan Anak Puasa Ramadhan? Dokter Ingatkan Soal Tujuan Puasa
Untuk kegiatan ibadah, Istiqlal hanya membuka untuk shalat lima waktu dan salat tarawih. Ibadah salat pun hanya dilakukan di lantai utama. Kegiatan lainnya seperti buka puasa dan sahur bersama ditiadakan. [Antara]
Berita Terkait
-
Ramadhan Sananta Ungkap Alasan Utama Terima Pinangan Persebaya Surabaya
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya
-
Resmi Jadi Pemain Persebaya, Ramadhan Sananta: Halo Rek, Aku Wis Ijo!
-
Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral
-
Apa Alasan Setiap Tamu Negara Diajak ke Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus
-
Ke Mana Febrie Adriansyah Setelah Penggeledahan Besar-besaran? Kejagung: Jangan Tanya Saya!
-
Prabowo Akan Anugerahkan Bintang Jasa kepada Pejabat yang Berjasa Kembangkan B50
-
Mengenal Istilah 'Bangsa Kepiting', Analogi yang Dipakai Prabowo untuk Sifat Saling Menjatuhkan
-
Bukan Teror Tembakan! BGN Pastikan Kaca Kantor Pecah Akibat Cuaca Panas Ekstrem
-
KPK Ungkap Modus Eks Bupati Kuansing Sunat SHU Petani KUD untuk Suap Menteri Kehutanan