Suara.com - Relawan Jokowi Mania (Joman) menilai lima menteri di kabinet Pemerintahan Jokowi-Maruf Amin yang pantas digeser atau reshuffle, seiring performa kinerjanya yang buruk. Bahkan mereka menyebut, jika lima menteri tersebut belakangan bikin gaduh.
Ketua Relawan Joman, Immanuel Ebenezer menyebut nama lima menteri tersebut, yakni Mensesneg Pratikno, Mentan Syahrul Yasin Limpo, Menkominfo Jhonny G Plate, Mendag Muhammad Lutfi, dan Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil.
Selain nama-nama yang disebut Joman, Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti menilai ada pejabat lain di lingkar Istana yang sudah saatnya diganti. Pejabat itu ialah Kepala Staf Kantor Presiden (KSP) Moeldoko.
Ray beralasan, Moeldoko layak dicopot dari KSP seiring manuver politik dirinya dalam melakukan kudeta terhadap Partai Demokrat. Sikap Moeldoko itu dinilai tidak sesuai etika.
"Terkait dengan etik, kalau dengan etik saya kira Pak Moeldoko layak untuk dipertimbangkan apakah beliau masih tetap mau bergabung sebagai kepala KSP atau sebaliknya. (Moeldoko) mulai memikirkan aktivitasnya, politiknya lebih luas dari sekadar ketua KSP di kabinetnya Pak Jokowi," kata Ray dalam diskusi daring yang tayang di kanal YouTube Republik Merdeka TV, Selasa (13/4/2021).
Selain KSP Moeldoko, menurut Ray, menteri yang layak direshuffle yakni Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Ketua Umum Partai Golkar tersebut dinilai sudah menyiapkan diri maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Lantaran itu, Ray mengatakan sebaiknya Airlangga memilih mundur dari jabatannya saat ini di kabinet.
"Pak Airlangga itu pertimbangannya karena politik, Bung Noel menyebut mestinya ketum-ketum anggota partai yang ada di kabinet yg punya potensi untuk bertarung di 2024 lebih baik mundur. Saya kira salah satunya cocok untuk menyebut nama Pak Airlangga," kata Ray.
"Di luar alasannnya secara politik, saya kira juga pertama ya ribut soal omnibus law, ribut soal impor beras, nggak bisa dilepaskan dari nama beliau. Oleh karena itu saya merasa bahwa nama Pak Airlangga perlu untuk disebutkan dalam rangka reshuffle jilid kedua di periode kedua Presiden Jokowi," sambung Ray.
Baca Juga: Mau Ada Reshuffle, Joman Minta Mensesneg Pratikno Diganti Yusril atau Jimly
Sebelumnya, Immanuel Ebenezer menilai setidaknya ada lima menteri di kabinet yang harus dikocok ulang. Salah satunya ialah Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
Pratikno dianggap Immanuel memiliki pengaruh yang terlalu berbahaya bagi Presiden Joko Widodo. Karena itu Joman menilai Pratikno layak digeser dari jabatannya.
"Menurut saya lima menteri ini juga harus menjadi perhatian khusus bapak presiden karena bahaya. Apalagi Pratikno. Menurut kita Pratikno ini menteri yang selalu menjerumuskan presiden dalam jurang politik yang menurut saya bahaya sekali," kata Immnanuel dalam diskusi daring yang tayang di kanal YouTube Republik Merdeka TV, Selasa (13/4/2021).
Immnuel mengatakan kocok ulang menteri atau reshuffle sudah menjadi kebutuhan bagi Presiden Jokowi. Terlebih menyusul langkah Jokowi yang meleburkan Kemenristek menjadi satu dengan Kemendikbud, ditambah pembentukan Kementerian Investasi.
Immanule menyebutkan empat menteir lainnya yang perlu dilakikan perombakan ialah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menkominfo Jhonny G. Plate, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil.
"Jadi ya menurut saya presiden harus peka kalau tidak peka ini bahaya. Bahayanya begini karena ini kan semua sudah pada konsentrasi di 2024. Nah makanya yang saya khawatirkan menteri-menteri yang ikut-ikutan atau coba ketularan dengan penyakit Pemilu saya rasa lebih baik mundur atau ya presiden harus mencopot, ini bahaya sekali buat legacy presiden itu sendiri," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Merpati Rp305 Juta di Tengah Bencana dan Efisiensi: Seberapa Penting Belanja Seremoni HUT RI?
-
Sulsel Tembus 100 Persen Penerapan Manajemen Talenta ASN, Kepala BKN: Gubernurnya Andi Sudirman
-
DCF 2026 Jadi Mesin Ekonomi Dieng, Penginapan Nyaris Penuh
-
Pembiayaan Pindar ke UMKM Terus Meningkat, Nilainya Tembus Rp35,12 Triliun
-
Geopolitik Memanas, Indonesia Diam-Diam Jadi Rute Kabel Laut Yang Disayang Raksasa Teknologi Dunia
-
Cosmos Mini Digital Rice Cooker 0,3 L Cukup untuk Makan Berapa Orang?
-
Proses Pembentukan Hujan dan Jenis-jenis Hujan
-
Segini Tarif Menginap di The Stafford London, Hotel Mewah yang Lagi Viral
-
Gunung Ungaran Disiapkan Jadi PLTP, Potensi Panas Bumi Capai 55 MW
-
Ulasan The Book You Wish Your Parents Had Read: Belajar Menjadi Orang Tua dari Kesalahan Masa Lalu