Suara.com - Sinyal perombakan atau reshuffle kabinet Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin semakin menguat pascapeleburan Kemenristek ke Kemendikbud serta pembentukan Kementerian Investasi.
Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Jakarta Ujang Komarudin menilai ada sejumlah menteri yang menurutnya layak direshuffle.
Ujang menyebut menteri yang mesti diganti Jokowi ialah Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, Menteri Koperasi, dan UKM (Menkop dan UKM) Teten Masduki, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, dan Menteri BUMN Erick Thohir.
Dia menilai, deretan nama menteri tersebut dianggap tidak bisa menampilkan performa terbaiknya sebagai menteri.
"Yang kinerjanya dianggap memble," kata Ujang saat dihubungi Suara.com, Rabu (14/4/2021).
Ujang mencontohkan dengan sosok Erick Thohir yang menjabat sebagai Menteri BUMN sejak 23 Oktober 2019. Meski Erick disebut akan sulit digantikan, tetapi menurutnya harus ada orang baru yang dapat menyembuhkan penyakit di badan BUMN.
"Sulit diganti, tapi mestinya diganti. Karena BUMN banyak yang hancur terlilit utang," ujarnya.
Ujang juga menyinggung soal pos Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang kini dipimpin Nadiem Makarim. Ia berpendapat, pos Kemendikbud itu sejatinya dipimpin oleh sosok yang benar-benar memahami dunia pendidikan.
"Nadiem itu orang yang hebat. Hebat di per-Gojekan. Tapi dianggap enggak beres dalam mengurus pendidikan. Makanya kebijakan-kebijakannya banyak yang kontroversial," katanya.
Baca Juga: Ali Ngabalin: Presiden Akan Lantik Menteri Baru Dikbud Ristek dan Investasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!