Suara.com - Seorang pria di Berkshire dipenjara karena melecehkan anaknya sendiri. Menyadur Metro Selasa (20/04), Rachid Khadla memaksa ketiga anaknya, Karim, Amira dan Hitcham agar tidak gemuk.
Pria yang mencintai dunia kebugaran itu menimbang berat badan anaknya secara rutin setiap minggu dengan alasan kesehatan. Ia juga mengatur kehidupan anak-anaknya dengan sangat spesifik.
Putri satu-satunya, Amira, bahkan dipaksa menandatangani 'kontrak' aneh pada tahun 2012, yang belakangan membawanya ke dalam jeruji besi.
"Saya tidak akan pernah membiarkan diri saya menjadi gemuk. Saya akan melakukan banyak olahraga untuk memastikan saya tidak akan pernah gemuk, bahkan jika saya mati," bunyi kontrak itu.
Karena kontrak yang mengikatnya, Amira jadi memiliki kelainan makan. Perawat dokter hewan ini menjelaskan dampak luar biasa dari kontrak mengerikan itu.
"Saya dibuat merasa bodoh dan tidak berharga. Saya kehilangan kepercayaan diri dan mengembangkan kelainan makan. Setiap bagian dari hidup saya terpengaruh saat tumbuh dewasa."
"Kami tidak memiliki kehidupan normal atau masa kanak-kanak yang bahagia," lanjutnya, menceritakan masa lalu yang suram.
Ayahnya mengendalikan semua aspek kehidupan anak-anaknya, termasuk akses internet, ponsel dan bahkan kunci rumah. Jika anak-anaknya tidak menurut, dia akan memukul mereka dengan sendok kayu.
Dia juga mencekik Hitcham, membiarkannya terengah-engah dan melempar kursi plastik ke kepala Amira ketika dia baru berusia sembilan tahun, kata jaksa Alex Krikler di pengadilan.
Baca Juga: Kelebihan atau Kekurangan Berat Badan Tingkatkan Risiko Keguguran Berulang
"Saya ingat ayah saya berulang kali memukul saya. Dia enam kaki dengan berat 16 batu, saya hanyalah seorang anak kecil," jelas putra sulungnya, Karim.
"Di sekolah saya tidak punya teman, saya diintimidasi setiap hari, mereka memandang saya sebagai orang aneh. Tetapi di-bully hampir menyenangkan dibandingkan dengan apa yang saya alami di rumah. Saya dikendalikan secara paksa selama 18 tahun pertama hidup saya," lanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia