Suara.com - Sekjen Forum Indonesia untuk Transparan Anggaran (FITRA), Misbah Hasan, menyayangkan adanya kejadian kelebihan pembayaran yang dilakukan Gubernur Anies Baswedan dalam membeli robot pemadam kebakaran (damkar). Padahal Jakarta memiliki Komite Pencegahan Korupsi (KPK).
KPK versi Jakarta itu tergabung dalam Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dan diketuai oleh Bambang Widjojanto (BW) yang dikenal sebagai mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Misbah kemudian mempertanyakan kinerja dari BW hingga bisa membuat kelebihan pembayaran Rp 6,5 miliar ini lolos dari pantauan.
"Dengan adanya kasus ini, kinerja Komite Pencegahan Korupsi DKI patut dipertanyakan," ujar Misbah saat dikonfirmasi, Selasa (20/4/2021).
Menurut Misbah, kelebihan bayar biasanya terjadi karena proses pengadaan barang tidak mengikuti standar harga barang yang ditetapkan oleh Pemprov DKI sendiri. Akibatnya hal ini membuka celah praktik korupsi oleh jajaran Pemprov DKI.
Karena itu, seharusnya KPK bentukan Anies itu bisa lebih berperan mencegah potensi korupsi. Namun malah kelebihan bayar ini lolos dari pantauan.
"Selama ini, kejanggalan-kejanggalan dalam proses penganggaran di DKI, komite ini tidak juga tidak bersuara," pungkasnya.
Apalagi, kata Misbah, pengadaan semacam ini tak diketahui oleh BPK. Saat itulah para elemen di dalam tubuh Pemprov itu sendiri yang seharusnya mengawasi dengan baik.
"Pengadaan barang semacam ini salah satu celah korupsi yang sering terjadi. Apalagi kalau kasus semacam ini luput dari pemeriksaan BPK, mengingat pemeriksaan BPK sifatnya uji petik. Jadi tidak semua transaksi keuangan diperiksa oleh BPK," pungkasnya.
Baca Juga: Selain Siapkan Pangan, Anies Janji Bantu Urus Surat Korban Kebakaran
Berita Terkait
-
Warga Dilarang Mudik Lebaran, Anies: Ini Tahun Ujian
-
Selain Siapkan Pangan, Anies Janji Bantu Urus Surat Korban Kebakaran
-
Ganjar Pranowo Renovasi Rumah Warga, Eko Kuntadhi Sindir Anies Baswedan
-
Anies: 130 Rumah Hangus dan 882 Orang Terdampak Kebakaran Taman Sari
-
Kota-kota Negara Luar Lockdown, Anies: Jangan sampai Terjadi di Jakarta
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Hambalang, Bahas Pangan, Energi, dan Idulfitri
-
Polda Metro Jaya Gerebek Pesta Narkoba di Bekasi saat Ramadan, 7 Pemuda Ditangkap
-
China, Rusia dan Perancis Hubungi Iran, Minta Gencatan Senjata Secepatnya
-
Bupati Rejang Lebong Kena OTT KPK, Jadi Operasi Tangkap Tangan Kedelapan Tahun 2026
-
Bareskrim Kejar 2 Anak Buah Ko Erwin yang Masuk DPO, Diburu hingga ke Kalimantan
-
Efek Domino Teheran: Akankah Runtuhnya Iran Mengubah Peta Energi Global Selamanya?
-
Polisi Tangkap 7 Pria dan 2 Wanita Muslim yang Mokel Saat Puasa, Ini Ancaman Hukumannya
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
Viral! Penumpang Muslim Ditangkap Tim Taktis AS Bersenjata Lengkap Gara-Gara Timer Salat
-
Situasi Terkini Iran Jelang Baiat untuk Pemimpin Baru Ayatollah Mojtaba Khamenei