Suara.com - Polsek Tebet belum menemukan dan menangkap pelaku pembacokan terhadap Faisal. Pemuda itu kena sabetan celurit saat terjadi bentrok antara warga RW 1 dengan RW 2 Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan.
Kanit Reskrim Polsek Tebet, AKP Agus Herwahyu Adi mengatakan salah satu alasannya karena kekinian pihak kepolisian belum melakukan pemeriksaan terhadap Faisal.
"Korban belum kami ambil keterangan, karena saksi pada saat kejadian tidak ada yang kenal," kata Agus saat dihubungi Suara.com, Rabu (21/4/2021).
Meski belum melakukan pemeriksaan terhadap Faisal, Adi mengkalaim bahwa pihaknya akan tetap mendalami kasus ini.
"Kami masih mencari info dan terus upaya pengembangan," katanya.
Sebelumnya berdasarkan suara rekaman Faisal yang diperoleh Suara.com dari seorang sumber, terdengar suara remaja itu dengan berat mengungkapkan terduga pelaku pembacokan terhadapnya.
"Saya Ahmad Faisal, korban pembacokan di kampung Melayu Besar, dan saya tahu persis siapa yang membacok saya," ujar ya dalam rekaman itu.
Faisal mengakatakan, terduga pelaku itu berinisial A dengan ciri-ciri rambut belah tengah dengan gigi tonggos.
"Yang bernama A dengan ciri-ciri rambut belah tengah dan gigi tonggos," kata Faisal.
Baca Juga: Selesai Operasi Kedua, Begini Kondisi Korban Pembacokan di Kebon Baru
Pada Sabtu (17/4/2021) malam terjadi keributan antar warga RW 1 dan RW 2 Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan. Akibat peristiwa itu seorang remaja bernama Faisal menjadi korban pembacokan sehingga mengalami luka para di bagian punggung belakang.
Mirisnya, korban dibacok oleh seorang setelah terjadi duel satu lawan satu yang terjadi di depan kantor Karang Taruna di RW 1, Kelurahan Kebon Baru.
Berita Terkait
-
Remaja di Tebet Dibacok saat Ronda, Paru-paru Faisal Sempat Dipasang Selang
-
Selesai Operasi Kedua, Begini Kondisi Korban Pembacokan di Kebon Baru
-
Beberkan Ciri-ciri Pelaku Pembacokan, Faisal Minta Keadilan
-
Remaja Tebet yang Dibacok saat Ronda Luka Parah, Paru-paru Keluarkan Darah
-
Pelaku Masih Buron, Keluarga Faisal Korban Pembacokan Minta Ini ke Polisi
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Bybit Resmi Masuk Indonesia usai Akuisisi Mayoritas NOBI
-
Mengintip Honda GL150: Inikah Penerus GL Pro Neotech yang Legendaris? Harga Kelas Premium
-
Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029
-
Ditanya Statusnya Saat Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Petral, Sudirman Said: Sebagai Saksi
-
5 Parfum Aroma Bunga yang Fresh dan Murah di Indomaret untuk Wangi Sehari-hari
-
Wamensos Bahas Sekolah Rakyat, PPSE dan Perlindungan Korban Bencana Non-Alam Bersama Tiga Pemda
-
Review Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis: Hangat, Realistis, dan Bermakna
-
Pelajaran dari Surabaya: Penyangga Ekonomi yang Sering Diremehkan
-
Kajian IESR: Indonesia Punya Potensi 77,8 GW PLTS Terapung, Apa Tantangan Pengembangannya?
-
6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli