Suara.com - Buka puasa menjadi waktu yang paling dinanti saat Ramadan. Sambil menunggu waktu berbuka, umat muslim biasanya melakukan ngabuburit, melakukan hal yang menyenangkan. Mulai dari berkumpul bersama keluarga hingga mengaji bersama di musala. Lantas, tahukah kamu tentang adab buka puasa?
Setelah seharian menahan lapar, perlu diketahui bahwa buka puasa bukan ajang balas dendam untuk memakan apa saja yang diinginkan. Buka puasa juga perlu memperhatikan adab. Berikut adab buka puasa yang bisa menjadi panduan umat muslim selama bulan Ramadan.
1. Perbanyak Doa Jelang Buka Puasa
Adab buka puasa yang sering dilupakan adalah perbanyak doa hingga waktu berbuka tiba. Saat menanti buka puasa adalah salah satu waktu mujarab dikabulkannya doa. Hadis yang diriwayatkan Al-Baihaqi menyebutkan dari Anas bin Malik Radhiyallahu ’anhu dia berkata, Nabi Saw bersabda, “Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak yakni doa orang tua kepada anaknya, doa orang yang berpuasa ketika berbuka, dan doa orang yang sedang safar (musafir).
2. Berdoa Sebelum Memasukkan Makanan ke Mulut
Saat tiba waktunya berbuka, umat muslim minimal harus membaca basmalah terlebih dahulu sebelum menyantap makanan. Basmalah akan lebih afdal jika dilengkapi dengan doa berbuka puasa. Berikut lafal doa berbuka puasa:
Dzahabadh dhoma-u wabtalatil uruqu wa tsabatal ajru insyaa-allah.
Artinya: Telah hilang dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki.
Adapun doa yang lebih sering dibaca di masyarakat adalah sebagai berikut,
Baca Juga: Kurangi Konsumsi 5 Menu Ini Saat Sahur Bagi Kamu Penderita Maag
Allaahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birahmatika yaa arhamar-roohimiin.
Artinya: Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Yang Maha Pengasih.
3. Disunahkan Berbuka dengan Kurma
Kurma menjadi makanan yang disunahkan untuk disantap saat berbuka puasa. Hadis riwayat Abu Dawud menjelaskan bahwa telah mengabarkan kepada kami Anas bin Malik (Radhiyallahu’anhum) berkata,
“Rasulullah Shallallahu’alahi wassalam berbuka dengan beberapa ruthob (Kurma matang namun masih basah) sebelum melakukan shalat, jika tidak ada Ruthob maka dengan beberapa Tamr (kurma matang kering), jika itu tidak ada maka beliau meminum air beberapa kali tegukan.”
4. Tidak Makan Berlebihan Saat Berbuka
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi