Suara.com - Jakmania, suporter Persija Jakarta diminta untuk mencegah timbulnya kerumunan seperti pada Senin dini hari di Bundaran HI. Mereka diketahui berkerumun setelah tim sepak bola ibu kota berhasil mengalahkan Persib Bandung dan kampiun di Piala Menpora 2021.
"Perlu kami imbau kepada pada penggemar Persija, setop jangan lagi bikin kegiatan seperti semalam, stop jangan lagi seperti semalam karena penyebaran ini bisa jadi klaster Covid-19," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Senin (26/4/2021).
Yusri kemuidan mengajak masyarakat khususnya Jakmania untuk bersama-sama menjaga dan menerapkan protokol kesehatan di Jakarta. Hal ini bertujuan untuk mengakhiri pandemi Covid-19.
"Selama pandemi Covid-19 ini hindari kerumunan, jangan jadi penyebar virus Covid-19 kepada seluruh warga DKI Jakarta," katanya.
Polda Metro Jaya telah mengamankan sebanyak 65 orang saat membubarkan kerumunan massa Jakmania di Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Senin dini hari.
Polisi juga telah melakukan tes cepat Covid-19 terhadap 65 Jakmania yang diamankan dari kerumunan di Bundaran HI pada Senin dini hari dan seluruhnya negatif Covid-19.
"Semua 65-nya negatif (COVID-19)," kata Yusri.
Kekinian pihak kepolisian tengah menyelidiki sejumlah akun media sosial yang diduga menyebarkan ajakan yang menimbulkan kerumunan massa tersebut.
"Ada beberapa akun belum bisa kami sampaikan saat ini," katanya. (Antara)
Baca Juga: Soal Konvoi JakMania, Wagub DKI: Kita Akan Cek yang Bertanggung Jawab
Berita Terkait
-
Ricuh usai Persib Gagal Juara, Wali Kota Bandung Harap Bobotoh Ikhlas
-
JakMania Lakukan Konvoi, Persija Aman dari Sanksi
-
Soal Konvoi JakMania, Wagub DKI: Kita Akan Cek yang Bertanggung Jawab
-
JakMania Konvoi Setelah Persija Juara, Wagub DKI: Kami Sangat Menyesalkan
-
Bawa Persija Juara dan Jadi Pemain Terbaik, Marc Klok Dipuji Pemain Leeds
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi
-
Sekelompok Warga Jakarta Gelar Aksi Dukung MBG: Program Harus Lanjut, Koruptor Wajib Ditangkap
-
Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius
-
DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna HUT ke-499 Kota Jakarta
-
Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Memperkeruh Situasi Nasional, Komunikasi Presiden Ikut Tersorot
-
PKB Heran Jokowi Mendadak Lempar Wacana Prabowo-Gibran 2 Periode: Kemajon!
-
Kado HUT Jakarta ke-499, Stasiun KRL JIS Resmi Beroperasi!
-
Langkah Tak Biasa Kapolri Listyo, Ziarah ke Makam Gus Dur hingga Soeharto Jadi Sorotan
-
Mencekam! Detik-detik BMW Listrik Diamuk Warga di Jakbar, Nekat Tancap Gas Meski Dihadang Barrier
-
Alasan Keir Starmer Mengundurkan Diri dari Kursi Perdana Menteri Inggris