Suara.com - Pasca kabar kapal selam KRI Nanggala-402 tenggelam, profil masing-masing awak kapal menjadi sorotan, termasuk profil Kolonel Laut Harry Setyawan. Kolonel Laut Harry Setyawan merupakan Komandan Satuan Kapal Selam (Dansatsel) Komando Armada (Koarmada) II KRI Nanggala 402.
Kolonel Hary Setiawan termasuk satu dari empat non anak buah kapal (ABK) di KRI Nanggala-402. Untuk mengenangnya, berikut informasi profil Kolonel Laut Harry Setyawan yang berhasil dihimpun Suara.com.
2 Bulan Menjabat Dansatsel
Profil Kolonel Laut Harry Setyawan sangat lekat dengan armada kapal KRI Nanggala 402. Dia menjabat sebagai Dansatsel Koarmada II sejak 6 Maret 2021. Ini berarti bahwa dia baru menjabat selama satu bulan sebelum akhirnya kapal hilang kontak.
Satuan Kapal Selam Koarmada II yang bermarkas di Surabaya, Jawa Timur. Empat kapal selam berada di bawah komando Harry. Armada tersebut adalah KRI Nanggala-402, KRI Nagapasa-403, KRI Ardadedali-404, dan KRI Alugoro-405.
Sebelum menjabat sebagai Dansatsel Koarmada II, berikut jejak karir Kolonel Laut Harry Setyawan.
- Komandan KRI Nagapasa-403 pada 2017-2018
- Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Ranai di Natuna
- Asisten Operasi Komandan Gugus Keamanan Laut (Asops Danguskamla) Koarmada I Batam pada 2019
Keluarga Kolonel Laut Harry Setyawan
Kolonel Laut Harry Setyawan merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Usai lulus SMA, dia mengikuti pendidikan militer dan pindah ke Surabaya lalu menikah dan memiliki empat orang anak Hari dibesarkan dalam keluarga TNI AU.
Baca Juga: Profil Letkol Laut Heri Oktavian: Gugur Bersama KRI Nanggala 402
Demikian profil Kolonel Laut Harry Setyawan yang patut kita kenang sebagai pelindung NKRI bertugas di lautan dan selamanya bertugas di sana.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi