Suara.com - Sejumlah bintang Bollywood banjir kecaman dari warganet setelah mereka memposting liburan di Pulau Maldives saat India bertahan hidup dari tsunami Covid-19.
Menyadur India Today, Rabu (28/4/2021) Ranbir Kapoor, salah satu aktor dengan bayaran tertinggi di Bollywood, berbagi foto di Instagram dengan pacarnya Alia Bhatt saat mereka liburan ke Maladewa.
Keduanya dilaporkan baru saja pulih dari Covid-19 sebelum terbang ke pulau tersebut dari bandara Mumbai pada 19 April.
Mereka bergabung dengan bintang Bollywood lain yakni Disha Patani dan Tiger Shroff, yang terbang ke Maladewa sehari sebelumnya saat India terus berjuang melawan tingkat infeksi yang menghancurkan.
Sementara Ranbir, Alia, dan Tiger tidak menonjolkan diri di media sosial saat liburan mereka, Disha justru tanpa malu-malu memaerkan foto berbikini di Instagram-nya.
Kedua pasangan tersebut terpaksa kembali ke India pada akhir pekan untuk menghindari terjebak di pulau eksotis itu karena diberlakukannya larangan bepergian dari India ke Maladewa.
Meskipun mendapat reaksi keras, Ranbir memposting foto dirinya dan Alia, kali ini dalam perjalanan pulang, dengan caption "kembali ke Mumbai" pada hari Minggu.
Banyak pengguna media sosial yang marah mengecam kedua pasangan itu karena meninggalkan India untuk liburan ketika orang miskin mati lemas di tengah tsunami Covid-19.
"Benar-benar menyedihkan orang-orang ini". tulis seorang warganet.
Baca Juga: Durhaka! Telantarkan Ibu di Jalan karena Covid-19, Vishal Diburu Polisi
"Selebriti menunjukkan wajah mereka yang sebenarnya di saat pandemi." balas warganet lainnya.
"Kemana perginya para selebritis ini? Ketika seluruh bangsa berada dalam krisis seperti itu dan pemerintah memberlakukan kuncian? Tidak bisakah liburan mereka menunggu sebentar?" kecam seorang warganet.
Insiden itu terjadi ketika India terus diterpa tsunami Covid-19, dengan jumlah kematian akibat virus tersebut hampir mendekati 200.000 jiwa.
Ratusan pasien dilaporkan meninggal dalam beberapa hari terakhir karena rumah sakit kekurangan oksigen untuk menyelamatkan nyawa mereka.
Persediaan oksigen dan tempat tidur habis di banyak rumah sakit, menyebabkan pasien sekarat di rumah atau di jalanan.
Delhi adalah kota yang paling parah terkena dampaknya. Pihaknya telah melaporkan 1.777 kematian dalam lima hari terakhir.
Virus itu telah melanda Delhi dan Mumbai dan sekarang menyerang kota pelabuhan raksasa Kolkata, rumah bagi 15 juta orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru
-
Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat
-
Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
-
MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya
-
Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
-
Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info