Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan fitur Jaringan Pencegahan Korupsi (JAGA) dalam penanganan Covid-19 yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
JAGA ini adalah salah satu platform yang dimiliki KPK untuk dapat memudahkan masyarakat melaporkan permasalahan dalam penanganan covid-19.
"Ini menyediakan literasi untuk masyarakat berupa infografis tentang prosedur penanganan, insentif dan santunan tenaga kesehatan, vaksinasi, serta klaim rumah sakit dalam bentuk panduan dan format tanya jawab beberapa topik yang sering ditanyakan atau FAQ," kata Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan, Senin (3/5/2021).
Tidak hanya itu, kata Nainggolan, JAGA penanganan Covid-19 juga membuka kanal keluhan terkait keluhan masyarakat yang nantinya akan ditindaklanjuti oleh kementerian kesehatan.
"Keluhan yang masuk akan ditindaklanjuti langsung oleh dinas kesehatan setempat dan Kemenkes dengan koordinasi dan monitoring dari KPK," ucap Pahala.
Menurut Pahala, peluncuran JAGA penanganan covid-19 menyusul fitur JAGA Bansos yang sudah dirilis setahun lalu. Di mana, JAGA Bansos untuk melakukan monitoring atas distribusi bantuan sosial selama pandemi Covid-19.
Kata dia, JAGA Bansos sudah diluncurkan pada 29 Mei 2020, KPK mencatat hingga 31 Desember 2020 total 1.982 keluhan terkait distribusi bansos diterima, dengan 1.074 keluhan telah selesai ditindaklanjuti.
"Itu juga tercatat tidak kurang dari tiga juta jumlah akses melalui situs maupun aplikasi dengan jumlah unduhan sebanyak 171.227 kali," ucap Pahala.
Maka itu, Pahala berharap masyarakat dapat mengakses JAGA melalui situs JAGA.ID.
Baca Juga: Eks Pejabat MA Nurhadi dan Menantu Divonis Ringan, KPK Ajukan Banding
Tag
Berita Terkait
-
Eks Pejabat MA Nurhadi dan Menantu Divonis Ringan, KPK Ajukan Banding
-
Santai, KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan MAKI Terkait SP3 Kasus BLBI
-
Rocky Gerung Sindir 51 Guru Besar Yang Minta UU KPK Dibatalkan: Telat!
-
KPK Panggil Ketua Komisi III DPR Herman Hery Terkait Kasus Bansos Covid-19
-
KPK: Kriteria Kemiskinan di DTKS Ditentukan Kemensos dan Kepala Daerah
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan