Suara.com - Profil Bill Gates belakangan jadi sorotan setelah pendiri Microsoft ini mengumumkan percerainnya dengan sang istri, Melinda, melalui akun Twitter pribadinya pada Selasa (4/3/2021).
"Setelah berpikir panjang dan mencoba mempertahankan hubungan ini, kami memutuskan untuk mengakhiri pernikahan kami," tulis Bill Gates melalui akun Twitter @billGates.
Selain dikenal sebagai pasangan miliarder, keduanya juga kerap dianggap sebagai “couple goals” lantaran jiwa sosialnya yang tinggi. Hal ini dibuktikan dengan melalui Bill and Melinda Foundations yang memiliki bisi membantu orang-orang di seluruh dunia hidup sehat dan produktif
"Selama lebih dari 27 tahun, kami membesarkan tiga anak-anak yang luar biasa dan membangun yayasan yang bekerja untuk seluruh dunia demi memungkinkan semua orang menjalani hidup yang sehat dan produktif," imbuh Bill pada tweet yang sama.
Lantas bagaimana sosok pendiri Microsoft yang kini jadi filantropi ini?
Pria dengan nama lengkap William Henry Gates III ini lahir di Seattle, Washington pada 28 Oktober 1998. Ia dilahirkan dari pasangan William Henry Gates dan Mary Maxwell
Gates memulai pendidikannya di Lakeside School, sebuah sekolah eksklusif di Seattle. Dari sinilah, Gates mulai menemui ketertarikannya dalam dunia pemrograman.
Berkat ketertarikan ini, Gates berhasil mendirikan suatu usaha bernama Traf-O-Data di usianya yang masih 17 tahun bersama temannya, Allen. Traf-O-data sendiri merupakan program komputer untuk memantau pola lalu lintas di Seattle AS
Baca Juga: Profil Phoebe Adele Gates, Putri Bungsu Bill Gates yang Masih Belia
Setelah lulus dari Lakeside School di tahun 1973, Bill Gates memutuskan untuk meneruskan pendidikannya dengan berkuliah di Harvard College dalam bidang hukum, sesuai dengan cita-cita orang tuanya yang menginginkan Gates menjadi seorang pengacara seperti ayahnya.
Putus Sekolah
Meski mengambil bidang hukum, selama berkuliah Gates lebih sering menghabiskan waktunya dengan menggunakan komputer.
Sampai pada akhirnya di tahun 1975 ia melihat berita tentang mini Altair 8800 buatan Micro Instrumentation and Telemetry System (MITS) yang langsung membuat Gates dan sahabatnya, Allen yang saat itu bekerja di Honeywell semakin tertarik mendirikan perusahaan perangkat komputernya sendiri.
Alhasil kedua sahabat ini memberanikan diri menelpon MITS dan mengaku sedang mengerjakan program perangkat lunak yang bisa dijalankan di Altair 8800. Padahal kenyataannya tak satupun dari mereka yang memiliki Altair 8800 itu, dan program itu hanyalah karangan semata.
Namun rupanya MITS tertarik pada program “gaib” yang dijelaskan Gates dan Allen alhasil kedua sahabat ini sepakat untuk mengembangkannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Nepal Terancam Banjir Bandang Susulan, Bendungan Danau Tibet Berisiko Jebol
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan
-
Ahmad Muzani Ungkap Keinginan Presiden Prabowo: PPHN Sebaiknya Diatur Lewat TAP MPR
-
Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9
-
Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal
-
6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya
-
Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal