Suara.com - Delegasi India yang akan menghadiri pertemuan G7 di London terpaksa melakukan karantina di kamar hotel setelah dua stafnya dinyatakan positif corona.
Menyadur NPR Kamis (06/05), rombongan yang terdiri dari Menlu Subrahmanyam Jaishankar dan beberapa diplomat papan atas ini tiba di London pada hari Senin.
Mereka datang untuk kunjungan empat hari atas undangan Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab.
Delegasi India diharapkan menghadiri pertemuan tatap muka bilateral dengan Raab di Kent pada hari Kamis, kini pertemuannya diadakan secara virtual, lapor Economic Times India.
Sementara itu, Menlu Jaishankar, sempat melakukan pertemuan tatap muka dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, sejak tiba di London pada Senin.
Media Inggris melaporkan sejak itu dua anggota delegasi Jaishankar dinyatakan positif. Dalam sebuah tweet, Jaishankar mengatakan dia telah diberi tahu tentang pemaparan tersebut pada Selasa malam.
"Sebagai ukuran kehati-hatian yang melimpah dan juga karena pertimbangan untuk orang lain, saya memutuskan untuk melakukan keterlibatan saya dalam mode virtual," tulisnya. "Itu juga akan terjadi pada Rapat G7 hari ini."
Pertemuan Jaishankar dengan Blinken pada hari Senin adalah tatap muka pertama mereka sejak Biden menjabat. Menteri Dalam Negeri Inggris Priti Patel juga bertemu dengan Jaishankar dan men-tweet foto mereka yang mengenakan masker.
Meskipun India bukan anggota G7 yang mencakup Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Prancis, Jerman, Italia dan Jepang tapi India termasuk negara yang diundang lebih dari dua tahun berturut.
Baca Juga: Gubsu Soal Bobby Protes Lokasi Karantina WNI: Tanya Tuhan yang Maha Tahu!
Selain India, negara lain seperti Australia, Korea Selatan, dan Afrika Selatan juga diundang ke pertemuan itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan