Suara.com - Pasar Senen Jaya, Jakarta Pusat sebagai sentra tas, aksesoris dan jenis fashion lainnya terpantau cukup ramai dikunjungi pembeli pada H-7 lebaran.
Dari pantauan Antara, Kamis (6/5/2021) sekitar pukul 16.00 WIB, lantai dasar pasar yang didominasi penjual kacamata dan pakaian ramai pengunjung. Bahkan di gerai pakaian tak pernah sepi dengan selalu didatangi sekitar lima hingga 10 orang pembeli yang memilih beragam jenis baju dan celana.
Refi, salah satu penjaga toko obral celana jeans seharga Rp100-Rp150 ribu di Pasar Senen Jaya, mengaku pembeli menjelang lebaran cukup ramai meski diakuinya masih kalah dengan tahun-tahun sebelumnya, bahkan jika dibandingkan tahun 2020.
"Cukup ramai sih, tapi masih kalah dibanding tahun 2020, itu bisa lebih ramai, sekarang agak sepi mungkin sehari rata-rata 20-50 pembeli," kata Refi di lokasi.
Kemudian berjalan lagi menuju lantai lainnya seperti lantai dua dan tiga yang merupakan pusat dompet, tas dan aksesoris lainnya.
Di lantai tersebut, pengunjung tampak berhilir mudik dan terlihat sedang memilih barang di beberapa toko. Namun kepadatannya tidak seperti di lantai satu yang merupakan pintu gerbang pasar.
Siska, penjual sabuk dan dompet kulit di Pasar Senen Jaya mengaku memang pada lebaran tahun 2021 ini penjualan masih sulit, terutama karena banyak masyarakat yang pulang lebih dulu sebelum pelarangan Mudik pada 6-17 Mei 2021.
"Tahun ini masih sepi, ini H-7 saja abang bisa lihat sepi, mungkin karena banyak yang pulang duluan. Penjual juga banyak yang pulang tuh lihat toko banyak yang tutup," kata Siska sambil menunjuk toko di seberangnya.
Meski demikian, Siska mengaku penjualannya masih lebih baik dibanding tahun lalu, dikarenakan pada periode lebaran tahun lalu dia tidak membuka tokonya dikarenakan takut akan penyebaran Covid-19.
Baca Juga: Tiga Hari Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi di Cianjur Diprediksi Akan Naik
"Ya tahun ini masih lebih baik, tapi penjualan sih masih gini-gini saja belum normal, tapi kalo saya lebih baik dari tahun lalu karena kan tahun kemarin libur," ucap Siska menambahkan.
Diketahui, larangan mudik Lebaran 2021 mulai berlaku hari ini tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021 mendatang. Larangan mudik sudah diatur melalui adendum Surat Edaran Satgas Covid-19 2021 SE 13/2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran virus corona selama bulan suci ramadhan 1442 Hijriah.
Akibat adanya aturan tersebut, terpantau di beberapa pintu keluar dari Jakarta, banyak masyarakat yang memilih mudik lebih awal untuk menghindari pelarangan mudik 6-17 Mei 2021.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS
-
Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat
-
Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut
-
Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup