Suara.com - Ribuan warga yang menjadi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Kota Bogor dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar) merasakan manfaat program Bantuan Sosial Tunai (BST) yang disalurkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
Manfaat BST Kemensos ini salah satunya dirasakan oleh Nani Susilawati, warga Cimanggu, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Dia mengaku sangat terbantu dengan program BST Kemensos.
Nani mengaku telah menerima penyaluran dana sebanyak delapan kali. Dengan rincian, empat kali sebesar Rp600 ribu, dan empat kali sebesar Rp300 ribu.
Sebagai orangtua tunggal dan wirausaha, BST meringankan kondisi perekonomian keluarganya di tengah pandemi Covid-19. Sebab, dana BST yang diterimanya dapat menjadi tambahan modal untuk usaha konveksi.
Dalam kesempatan tersebut, Nani juga mengaku sangat berterimakasih atas pelayanan yang diberikan oleh Kantor Pos Bogor sebagai penyalur sangat baik sekali.
“Pelayanan sangat baik dan pengambilan tersebut sangat bermanfaat sekali,” ujar Nani.
Hal senada disampaikan oleh Amsori, warga Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Sejauh ini, Amsori telah menerima BST sebanyak lima kali.
Berbeda dengan Nani yang menggunakan dana BST untuk usaha, Amsori memilih menggunakan BST untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya seperti membeli sembako. Sebab, pendapatannya tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga.
“BST sangat bermanfaat untuk keluarga dengan kondisi saat ini. Saya berharap bantuan ini terus berlanjut," kata Amsori.
Baca Juga: Pemda Perbaharui Jutaan Data, Kemensos Lanjutkan Bantuan Pangan Non Tunai
Sementara itu, Kepala Kantor Pos Bogor, Pupung H mengatakan, hingga Senin, (3/5/2021), pihaknya telah menyalurkan BST tahap 12 dan 13 kepada 121.940 KPM di wilayah Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Jumlah tersebut merupakan sebesar 94,75 persen dari total jumlah alokasi 128.694 KPM.
“Penyaluran sampai hari ini kurang lebih sudah tersalur 121.940 KPM atau sekitar 94,75 persen dr total KPM yang disalurkan tahap 12 dan 13,” kata Pupung.
Total BST yang diterima oleh KPM pada tahap 12 dan 13 ini adalah sebesar Rp600 ribu. Kantor Pos, kata Pupung, menyalurkan BST sesuai dengan data yang diterima dari Kemensos.
Pupung mengatakan, pada akhir masa bayar, Kantor Pos akan melakukan pelaporan kepada Kemensos jumlah yang terbayar, sisa pembayaran, dan laporan atas tidak dapat disalurkannya. Setelah tanggal 12 Mei, dana BST yang tidak tersalurkan akan dikembalikan kepada negara.
“Jadi kalau tanggal 12 April, maka selesainya tanggal 12 Mei. Kurang lebih 30 hari, setelah itu datanya akan dikunci dan kemudian tidak dapat dibayarkan kembali. Dan sisanya dikembalikan ke kas negara,” kata Pupung.
Dalam penyalurannya, Pupung menjelaskan, bahwa KPM wajib membawa KTP dan KK asli beserta fotokopinya.
Tag
Berita Terkait
-
Mudik Dilarang, DPRD Kabupaten Bogor Ajak Masyarakat Silaturahmi Virtual
-
Jadwal Sholat dan Buka Puasa Bogor-Depok 9 Mei 2021
-
Dear Warga Bogor, Jelang Hari Raya Idul Fitri Penyekatan Semakin Ketat
-
Usai Nonton Film Pulau Plastik, Bima Arya Bakal Lakukan Ini di Kota Bogor
-
2.583 Kendaraan Pemudik Diputar Balik di Kabupaten Bogor
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan