Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan ketahanan pangan merupakan pilar penting bagi Indonesia. Hal ini dikatakan Jokowi dalam sambutan Puncak HUT ke 54 Perum Bulog secara virtual, Senin (10/5/2021).
"Ketahanan pangan adalah pilar penting negara kita Indonesia," ujar Jokowi.
Kata Jokowi, Bulog telah menjadi kekuatan yang mengawal ketahanan pangan selama 54 tahun.
Bahkan, Bulog menjadi sandaran para petani dan industri pangan agar terus menjaga stabilitas harga, memastikan pasokan hingga mengeluarkan bantuan sosial.
"Selama 54 tahun Perum Bulog menjadi kekuatan yang mengawal ketahan pangan kita, menjadi sandaran bagi para petani dan industri pangan kita agar terus bergerak menjaga stabilitas harga," tutur dia.
"Memastikan kecukupan pasokan, menyalurkan bantuan sosial hingga pelosok negeri," sambungnya.
Tak hanya itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan di usianya ke 54 tahun, Bulog harus terus beradaptasi dan bertransformasi dengan inovasi produk dan digitalisasi.
"Perum bulog harus terus beradaptasi dan bertransformasi dengan inovasi produk dan digitalisasi," kata Jokowi.
Lebih lanjut, Jokowi meyakini Bulog terus menjadi kekuatan bangsa Indonesia.
Baca Juga: Mengintip Dapur Pembuatan Bipang Ambawang Kalbar yang Dipromosikan Jokowi
"Saya percaya Perum Bulog terus menjadi kekuatan bagi Indonesia, satu tekad untuk ketahanan pangan. Dirgahayu ke-54 perum Bulog," katanya.
Berita Terkait
-
Mengintip Dapur Pembuatan Bipang Ambawang Kalbar yang Dipromosikan Jokowi
-
Diviralkan Jokowi, Bipang Ambawang Khas Kalbar Laris Manis Diserbu Pembeli
-
Kritik Ketum MUI Soal Bipang Ambawang, Sebut Presiden Jokowi Cuma Baca Teks
-
Istana Sebut WNA China Masuk Indonesia Orang Penting
-
Kritik Ferdinand Hutahaean: Babi Jadi Teman dan Alat Qardun Serang Jokowi
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung
-
PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang
-
PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik
-
DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main
-
Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita
-
Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet