Suara.com - Raja Malaysia atau Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah melakukan panggilan telepon pribadi ke Presiden Joko Widodo di Istana Negara, hari ini, untuk menyampaikan Selamat Idul Fitri.
Istana Negara di Kuala Lumpur menyatakan percakapan berlangsung selama 30 menit, yang dimulai pada pukul 15.00 atas inisiatif Yang Mulia.
"Yang Mulia dalam percakapan tersebut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada Bapak Joko Widodo, Ibu Iriana beserta keluarga dan seluruh rakyat Indonesia," katanya.
Yang di-Pertuan Agong juga menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Joko Widodo dan seluruh keluarga korban Kapal Selam KRI Nanggala-402 menyusul tragedi kecelakaan yang menimpa kapal selam padal 21 April 2021 di perairan utara Bali, Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasinya kepada Malaysia atas bantuan yang diberikan dalam pencarian dan penyelamatan Kapal Selam KRI Nanggala-402 tersebut.
Dia juga berterima kasih kepada Yang di-Pertuan Agong atas doa dan dukungannya yang telah memberikan kekuatan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk menghadapi tragedi tersebut.
Kedua pemimpin juga berbagi pandangan tentang upaya memerangi penyebaran COVID-19 di kedua negara, termasuk Perintah Kawalan Pergerakan (Movement Control Order) dan larangan lintas daerah dan provinsi yang juga diterapkan di Indonesia.
"Yang Mulia juga mengambil kesempatan untuk berdiskusi dengan Bapak Joko Widodo tentang hubungan bilateral antara Malaysia dan Indonesia," katanya.
Raja Malaysia itu menyampaikan harapan agar hubungan bilateral dan kerja sama kedua negara tetap dekat dan utuh meskipun ada kendala situasi COVID-19.
Baca Juga: Jokowi dari Mobil Bagi-bagi Sembako, Emak-emak: Alhamdulliah Senang Banget
Pertemuan terakhir antara Yang Mulia dan Presiden Joko Widodo adalah pada Agustus 2019 bersamaan dengan kunjungan kenegaraan Raja ke Indonesia selama empat hari mulai 26 Agustus. [Antara]
Berita Terkait
-
Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran, Tawa Pecah di Istana
-
Julukan Bapak Infrastruktur untuk Jokowi, Bustami Zainudin: Faktanya Dirasakan Daerah
-
Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun
-
Bahlil Bongkar Perintah Jokowi 4 Hari Setelah Dilantik: Larang Ekspor Bijih Nikel Tanpa Rapat
-
Jokowi Dinobatkan sebagai Sesepuh oleh 9 Raja Timor
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Merpati Rp305 Juta di Tengah Bencana dan Efisiensi: Seberapa Penting Belanja Seremoni HUT RI?
-
Sulsel Tembus 100 Persen Penerapan Manajemen Talenta ASN, Kepala BKN: Gubernurnya Andi Sudirman
-
DCF 2026 Jadi Mesin Ekonomi Dieng, Penginapan Nyaris Penuh
-
Pembiayaan Pindar ke UMKM Terus Meningkat, Nilainya Tembus Rp35,12 Triliun
-
Geopolitik Memanas, Indonesia Diam-Diam Jadi Rute Kabel Laut Yang Disayang Raksasa Teknologi Dunia
-
Cosmos Mini Digital Rice Cooker 0,3 L Cukup untuk Makan Berapa Orang?
-
Proses Pembentukan Hujan dan Jenis-jenis Hujan
-
Segini Tarif Menginap di The Stafford London, Hotel Mewah yang Lagi Viral
-
Gunung Ungaran Disiapkan Jadi PLTP, Potensi Panas Bumi Capai 55 MW
-
Ulasan The Book You Wish Your Parents Had Read: Belajar Menjadi Orang Tua dari Kesalahan Masa Lalu