Suara.com - Ada-ada saja ulah pengendara motor di tengah larangan mudik lebaran yang dikeluarkan pemerintah pada tahun ini.
Meski mereka tak mudik, banyak pengendara motor yang iseng menuliskan kata-kata di belakang kardus seakan berangkat mudik pada masa lebaran tahun ini.
Hal tersebut dialami oleh Ade, warga Bekasi yang membawa kardus bertuliskan Pulang Malu, Nggak Pulang Rindu. #Mudik 2021. Gegara tulisan tersebut Ade diberhentikan petugas saat melintas di Posko Penyekatan Mudik Sumber Artha, Kalimalang.
Petugas yang melihat Ade membawa kardus pun memeriksa dan menanyakan tujuan Ade.
"Mau kemana, Pak? Bisa ditunjukan KTP nya pak," ucap petugas di lokasi.
Ade menjelaskan bahwa dirinya bukanlah mudik melainkan pulang dari bekerja. Bahkan ia membuka jaket untuk menunjukkan seragam kerjanya usai pulang dari bekerja.
Ade menyebut bahwa kardus yang dibawanya berisi perkakas alat kerjanya.
"Saya nggak mudik, ini barang-barang saya pak, perkakas saya pak. Masa nggak percaya sih pak saya beneran pulang kerja bukan mudik," kata Ade yang berusaha meyakinkan petugas.
Mendengar jawaban Ade, petugas mempercayai dan mempersilahkan Ade untuk melanjutkan perjalanan ke arah rumahnya.
Baca Juga: Kisah Haru Pemudik Diputar Balik: Orangtua Meninggal Hingga Mertua Operasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran
-
Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!
-
Tercekik Harga BBM, Transjakarta Siap Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
KPK Dorong Capres hingga Cakada Wajib dari Kader Parpol, Ini Alasan di Baliknya