Suara.com - Kawasan pertokoan fesyen Jalan Trunojoyo, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/5/2021), dipadati oleh berbagai kalangan masyarakat untuk berbelanja pada malam menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Masyarakat berjalan menyusuri jalan tersebut untuk berbelanja dan memadati kawasan itu.
Wali Kota Bandung Oded Danial mengatakan telah meminta aparat untuk terus memantau mobilitas masyarakat di malam menjelang Idul Fitri.
"Pokoknya saya minta ke teman-teman di lapangan jangan sampai ada kerumunan," kata Oded saat melakukan pemantauan titik penyekatan.
Di kawasan tersebut, baik Jalan Trunojoyo dan Jalan Sultan Agung kerap dituju para pemuda dan pemudi untuk berbelanja pakaian menjelang Lebaran. Akibatnya arus lalu lintas di jalan tersebut menjadi tersendat, karena lalu lalang para pejalan kaki yang tumpah ruah, sebab ada beberapa pedagang pakaian yang menggunakan trotoar untuk melapak.
Selain itu, sejumlah ruas jalan di kawasan itu berubah menjadi tempat parkir untuk sepeda motor, sehingga jalan menjadi sempit dan tak sedikit kendaraan yang memutar balik.
Padahal, sejumlah akses menuju kawasan tersebut telah ditutup oleh pihak kepolisian untuk mengurangi kerumunan masyarakat. Selain di kawasan itu, kawasan pusat perbelanjaan lainnya di Jalan Dalem Kaum dan Jalan Kepatihan juga dipadati oleh masyarakat.
Meski di sejumlah kawasan itu aparat Satpol PP dan kepolisian telah bersiaga, gelombang masyarakat yang berkunjung tetap meningkat. [Antara]
Baca Juga: Catat! Daftar Jalan di Kota Bandung Yang Ditutup Malam Takbir
Berita Terkait
-
Ulasan Novel Kerumunan Terakhir, Pudarnya Batas Realitas Kehidupan
-
Kerumunan Terakhir: Ketika Harga Diri Runtuh di Hadapan Penghakiman Netizen
-
Farhan Minta Warga Tak Terprovokasi Ujaran Kebencian Resbob, Polda Jabar Mulai Profiling Akun Pelaku
-
Kejari Bandung Jerat Wakil Wali Kota Erwin Sebagai Tersangka Penyalahgunaan Kewenangan Tahun 2025
-
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Daftar Jadi Calon Ketua Asprov PSSI Jabar
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Penembakan Pemuda Palestina di Deir Jarir Ungkap Eskalasi Brutalitas Pemukim Ilegal Israel
-
Konflik Selat Hormuz, Kenapa Strategi Pembersihan Ranjau Laut AS Ditolak Mentah-Mentah Militer Iran?
-
Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran
-
Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan
-
Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader
-
Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta