Suara.com - Larangan mudik yang dilakukan pemerintah pada masa libur lebaran tahun ini tak hanya dirasakan masyarakat biasa saja, namun juga terjadi pada pejabat setingkat menteri.
Seperti dialami Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang biasanya mudik ke Kota Semarang, Jawa Tengah.
Kali ini untuk menikmati libur Idul Fitri 1442 H, Sri Mulyani dan keluarga lebih memilih jalan malam menyusuri trotoar Sudirman, Jakarta.
Dalam unggahan instgram akun @smindrawati yang dikutip Jumat (14/5/2021), Sri Mulyani bersama suami dan cucunya menyusuri trotoar di Jalan Sudirman, Jakarta hingga menaiki jembatan penyeberangan orang (JPO) instagramable.
Dalam keterangan video dan fotonya, Sri Mulyani menuliskan 'Jalan malam “night walk” menikmati Jakarta malam lebaran," tulis Sri Mulyani.
"Jeda sejenak setelah sebulan puasa Ramadhan Alhamdulillah, dan Idul Fitri di rumah saja,"
"Bagaimana lebaran kamu?" Tanya Sri Mulyani.
Tetap jaga protokol kesehatan ya..!
Maaf lahir dan batin.
Baca Juga: Masih Pandemi, Menkeu Sri Mulyani Serukan Lebaran Secara Virtual
Sebelumnya, Sri Mulyani menyampaikan pesan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat Indonesia. Namun dalam suasana pandemi Sri Mulyani mengingatkan untuk tidak berkunjung ke rumah sanak saudara.
Ia pun menganjurkan, agar masyarakat bisa bersilahturahmi secara virtual untuk menghindari penyebaran Covid-19.
"Meski hanya bertemu secara virtual, tapi dengan hati yang ikhlas, insyaAllah tidak akan mengurangi nilai dan makna perayaan Idulfitri. Semua dilakukan demi saling menjaga agar kita dapat melawan Covid 19," ujar Sri Mulyani seperti dikutip dalam akun instagram pribadinya @smi.indrawati, Kamis (13/5/2021).
Meski di tengah Pandemi, tambah Sri Mulyani, masyarakat tetap bisa menjaga hati dan kesucian di Hari Raya Idul Fitri.
"Mari jaga hati dan sucikan diri, sambut hari Idulfitri dengan rasa syukur dan suka cita merayakan hari kemenangan bagi seluruh umat muslim," kata Sri Mulyani.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT