Suara.com - Taman Mini Indonesia Indah atau TMII serta Taman Margasatwa Ragunan secara resmi akan menghentikan operasional atau ditutup sementara terhitung sejak Minggu (16/5) besok.
Penutupan tersebut atas perintah langsung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Perintah penutupan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Disparekraf nomor 1792/-1858.2.
Dalam surat itu tertulis, penutupan terpaksa dilakukan setelah terdapat lonjakan pengunjung pada tanggal 14 dan 15 Mei 2021.
Direktur Operasional dan Pengembangan TMII Maulana Cholid membenarkan bahwa mulai Minggu besok, TMII ditutup sementara. Penutupan dilakukan selama dua hari, dan dibuka kembali pada 18 Mei 2021.
"Jadi kami pastikan untuk besok sampai tanggal 17, TMII ditutup. Tanggal 18 Mei mudah-mudahan bisa dibuka kembali," kata Maulana ditemui di TMII, Jakarta Timur, Sabtu (15/5/2021).
Maulana mengakui akan taat mengikuti perintah Pemprov DKI Jakarta. Diakuinya, adanya lonjakan pengunjung menjadi salah satu pertimbangan penutupan sementara TMII.
"Tapi sejauh ini TMII masih terkendali karena kita ikuti aturan yang 30 persen dari jumlah pengunjung yang ada. Biasa kita kan sekitar 60 ribuan," sambungnya.
Baca Juga: Pengunjung Terus Melonjak, Taman Mini Ancam Tutup Hari Minggu Besok
Kepala Humas TMII Adi Widodo menyampaikan, hingga Sabtu pukul 12.00 WIB, tercatat ada 21 ribu orang pengunjung. Berselang dua jam, jumlahnya naik mencapai 24 ribu orang.
"Dan data terkahir pada pukul 14.00 WIB ini, sudah 24 ribu orang yang masuk," kata Adi.
Dari adanya peningkatan jumlah pengunjung ini, pihaknya kemudian menerapkan sistem pembatasan buka tutup akses masuk ke Taman Mini.
Pasalnya, berdasarkan aturan di tengah pandemi Covid-19 jumlah pengunjung dibatasi hanya boleh mencapai kapasitas 30 persen atau 18.000 orang dari jumlah maksimal.
Pada hari kedua lebaran, Jumat (14/5), jumlah pengunjung yang masuk ke TMII mencapai angka 22 ribu orang. Pada hari pertama lebaran, ada 12 ribu orang.
Ragunan
Berita Terkait
-
Pengunjung Terus Melonjak, Taman Mini Ancam Tutup Hari Minggu Besok
-
Dipenuhi Pengunjung, Manajemen Taman Margasatwa Ragunan: Soal Prokes Aman
-
Hingga Siang, 17 Ribu Lebih Pengunjung ke Taman Margasatwa Ragunan
-
Hingga Sabtu Siang, Jumlah Pengunjung Taman Mini Capai 24 Ribu Orang
-
Kapasitas Dibatasi, Antrean Pengunjung di TMII Capai 2 Km
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru