Suara.com - Ditlantas Polda Metro Jaya akan mengedepankan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) hingga Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) secara online. Alasan layanan pelayanan daring itu diprioritaskan untuk meminimalisir praktik korupsi, kolusi dan nepotisme atau KKN serta pungutan liar alias pungli.
Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar I Nyoman Yogi Hermawan mengatakan masyarakat bisa memperpanjang SIM dengan menggunakan aplikasi SIM Nasional Presisi (SINAR).
Sedangkan untuk membayar pajak atau perpanjangan STNK bisa menggunakan aplikasi Si Ondel alias Online Delivery.
"Dengan program ini, tidak ada celah oknum untuk melakukan pungli,” kata Yogi kepada wartawan, Kamis (20/5/2021).
Yogi lantas menjelaskan layanan perpanjangan SIM hingga STNK online merupakan implementasi dari program 100 hari kerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dimana mantan Kabareskrim Polri itu meminta jajaran Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dapat mengadaptasi perkembangan teknologi digital 4.0.
"Sehingga masyarakat tidak perlu hadir (memperpanjang SIM dan STNK), cukup dengan menggunakan aplikasi. Setelah selesai akan dikirim," katanya.
Selain layanan perpanjangan SIM dan STNK online tranformasi digital juga dilakukan pada penegakan hukum terhadap pelanggar lalu lintas. Yogi menyebut ada sistem tilang elektronik berbasis electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE).
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai