Suara.com - Sekitar 2.000 orang akan berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat pada hari ini, Jumat (21/5/2021). Mereka tergabung dalam kelompok Indonesia For Palestine.
"Estimasi massa sekitar 2.000, tergabung dalam kelompok Indonesia for Palestine," kata Iqbal, koordinator aksi saat dikonfirmasi Suara.com, Jumat (21/5/2021).
Rencananya agenda ini akan dilangsungkan pada pukul 13.00 WIB atau sehabis salat Jumat. Massa akan terlebih dahulu berkumpul di Masjid Cut Meutia, Menteng, sebelum menuju ke Kedubes Amerika Serikat.
Pada saat unjuk rasa nanti, ada beberapa tuntutan yang akan mereka sampaikan sebagai dukungan kepada rakyat Palestina. Di antaranya, mengutuk keras tindakan Israel, Amerika dan sekutunya atas penindasan kemanusiaan terhadap rakyat Palestina.
Kemudian, meminta pemerintah Indonesia membuka secara resmi relawan kemanusiaan Indonesia untuk Palestina dan mendesak pemerintah memberhentikan segala bentuk kerja sama perdagangan dengan Israel.
Berita Terkait
-
Bongkar Kebohongan Hamas, Ternyata Gus Dur Pernah Bilang Begini
-
Dimediasi Mesir, Israel dan Hamas Genjatan Senjata
-
Rayakan Kebangkitan Nasional, Fahri Hamzah: Kita Berhutang Pada Palestina
-
Menlu Palestina Kepada Dunia: Tolong Hentikan Kejahatan Israel!
-
CEK FAKTA: Benarkah Anies Baswedan Sumbang ke Palestina Pakai Uang Pribadi?
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Pakar: Pakta Pertahanan Indonesia dan AS Bikin China Berpotensi Tercekik, Kenapa?
-
Setahun Aksi Gruduk Rumah Jokowi, Rustam Klaim Dukungan Publik Menguat
-
Terkuak! Ini Tampang 4 Anggota BAIS Penyerang Andrie Yunus: 3 Perwira dan 1 Bintara
-
Kritik Rencana Penambahan Layer Cukai Rokok Ilegal, Pakar Sebut Tak Efektif Tekan Konsumsi
-
Lawan Pelecehan Seksual di Kereta Api, KAI: Fokus Tindak Pelakunya, Bukan Salahkan Korban
-
DPR Tegaskan Kedaulatan Udara RI Mutlak, Militer AS Tak Bisa Asal Melintas
-
Rustam Effendi Tuding Pratikno Jadi Otak di Balik Isu Ijazah Jokowi: Pak Prabowo Harus Tahu!
-
Pasha Ungu Ingatkan Kritik Beda dengan Ujaran Kebencian, Ajak Semua Pihak Jaga Etika Demokrasi
-
Serangan Trump ke Iran Upaya Mengelak dari Epstein Files? Begini Kata Presiden AS
-
Rano Karno: Ikan Sapu-Sapu Jakarta Mau Diolah Seperti di Brasil